Alasan Perbankan Syariah Harus Terapkan Prinsip Sustainable Financing

Angga Bratadharma    •    Rabu, 28 Nov 2018 21:53 WIB
perbankan syariahbsm
Alasan Perbankan Syariah Harus Terapkan Prinsip <i>Sustainable Financing</i>
Ilustrasi: dok BCA

Jakarta: Perbankan syariah di Indonesia harus segera menerapkan prinsip sustainable financing sedari dini agar tidak “kalah lagi” dengan bank konvensional. Pasalnya, bank konvensional mulai menerapkan tiga prinsip yang ada dalam Sustainable Development Goals (SDGs). 

Jika bank konvensional menerapkan secara penuh prinsip tersebut bukan tidak mungkin terjadi perebutan lahan yang sama dari aspek bisnis perbankan. Komisaris Utama Bank Syariah Mandiri Mulya Siregar mengatakan dalam SDGs terdapat 17 prinsip dan setidaknya ada tiga prinsip yang perlu dilakukan oleh bisnis bank yakni people, profit, dan planet atau 3 P.

Artinya, bisnis bank harus melihat apakah bisnis yang dijalankan berdampak positif atau tidak kepada ketiga hal tersebut. “Kalau bank konvensional konsekuen dengan 3 P itu maka tahap pertama obyek finance sewaktu-waktu akan terjadi konvergensi. Artinya, apa yang dibiayai bank konvensional dan syariah akan sama. Ini harus diantisipasi dari awal. Bank Syariah Mandiri pun sudah mengantisipasinya dari tahun lalu,” kata Mulya, dalam Media Training Mandiri Syariah, di Kuningan, Jawa Barat, Rabu, 28 November 2018.

Misalnya, Mulya memberi contoh, bank konvensional memberikan kredit kepada pabrik bir karena investasi di pabrik tersebut sangat besar. Sedangkan di bank syariah tidak diperbolehkan karena tidak sesuai dengan sistem syariah. Jika bank konvensional konsekuen dengan 3 P maka mereka tidak akan memberikan kredit karena berdampak negatif terhadap people dan planet

Artinya, bank konvensional akan memberikan kredit kepada sektor yang memang halal atau tidak berdampak negatif terhadap people, profit, dan planet.

“Kalau ini terjadi maka bank konvensional dan syariah, saya tidak tahu kapan, tapi one day mereka akan mengambil lahan bisnis yang sama. Kalau bank syariah tidak siap maka bank syariah bisa kalah. Adapun bank syariah sudah menjalankan 3 P itu atau kita sesuai dengan Maqashid Syariah,” ungkapnya.

Menurutnya 3 P yang dijabarkan dalam SDGs telah lama dijalankan oleh bank syariah sudah atau dikenal istilah Maqashid Syariah. Artinya, perbankan syariah harusnya menjadi yang terdepan ketika 3 P dijalankan oleh bank konvensional di Tanah Air.

“Kalau syariah tidak siap maka sekarang kita sudah kalah. Kita akan kalah lagi. Padahal secara natural kita harusnya menjadi leader sustainable finance,” pungkasnya.


(Des)


Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

3 days Ago

Keputusan pemerintah melebur BP Batam ke Pemerintah Kota Batam mendapat respons dan tanggapan b…

BERITA LAINNYA