Harga Lada Naik, Petani Mulai Fokus Menanam

   •    Minggu, 16 Jul 2017 10:58 WIB
petani
Harga Lada Naik, Petani Mulai Fokus Menanam
Produk Lada MI/ANGGA YUNIAR.

Metrotvnews.com, Pangkalpinang: Petani di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mulai fokus bertanam lada karena harganya sudah berangsur naik.

"Harga lada mulai naik dari harga Rp65 ribu per kilogram (kg) kini sudah naik kembali menjadi Rp80 ribu-Rp82 ribu per kg. Harga tersebut membuat petani bergairah untuk fokus menanam lada," ujar seorang petani lada di Desa Kimak, Kabupaten Bangka, Munir, dikutip dari Antara, Minggu 16 Juli 2017.

Ia menyebutkan sebelum Lebaran Idul Fitri harga lada sempat anjlok namun sekarang berangsur-angsur mulai naik padahal sebelumnya petani sudah resah dengan kondisi harga lada yang terus turun.

"Alhamdulillah harganya naik lagi, mudah-mudahan terus membaik agar petani lada lebih sejahtera," jelas dia.

Ia berharap agar harga lada mampu kembali menyentuh harga Rp180.000 perkilogram seperti tahun-tahun sebelumnya.

"Kalau bisa kayak tahun-tahun sebelumnya agar bisa ngimbangi modal yang dikeluarkan petani. Bayangkan saja untuk junjung kualitas biasa saja harganya berkisar Rp10 ribu-Rp15 ribu per batang. Jika harganya tidak berimbang sudah dipastikan petani akan merugi," jelasnya.

Begitu juga dengan petani lada lainnya di Desa Jada Bahrin, Asni yang juga senang karena bisa panen lada disaat harga lada sedikit membaik.

"Jelang Lebaran saya belum berani jual lada karena harganya murah, takutnya rugi. Tapi dengan harga yang sedikit membaik ini kemungkinan setengah stok lada akan kita jual untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," harapnya.

Ia akan lebih fokus bertani lada dan berusaha untuk menjaga kualitas agar harganya terus mahal.

"Kalau Lada mahal, maka petani akan sejahtera jadi untuk menjaga harga, petani juga harus menjaga kualitas," pungkas dia.


(SAW)