Basis Pajak Meluas

DJP: Target Penerimaan Pajak hingga Akhir Tahun Aman

Suci Sedya Utami    •    Senin, 17 Apr 2017 08:15 WIB
tax amnesty
DJP: Target Penerimaan Pajak hingga Akhir Tahun Aman
Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi . ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf.

Metrotvnews.com, Belitung: Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menjamin dan berkeyakinan penerimaan pajak hingga akhir tahun ini aman.

Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi mengatakan, hal ini karena adanya tambahan basis pajak (based tax) yang didapatkan dari program tax amnesty. Jumlah wajib pajak terdaftar 2016 pascatax amnesty sebanyak 52.757 orang. Lalu wajib pajak yang selama ini lapor SPT menjadi sebesar 249.623 orang. 

baca : Mau Bayar Pajak Lebih Murah? Jangan Lupa Buat Pembukuan

Dengan meningkatnya tax based, Ken tak khawatir dengan penerimaan sembilan bulan ke depan. Dia bilang malah pertumbuhan pajak ke depan trennya meningkat.

"Aman, tetap bisa dua digit, karena tax based-nya sudah luas karena kemarin ikut TA kan pasti naik," kata Ken saat pelatihan media di Belitung, Minggu 16 April 2017.

Sementara itu, Direkur Potensi, Kepatuhan dan Penerimaan Pajak DJP Yon Arsal mengatakan perkiraan hingga akhir tahun, penerimaan pajak bisa melebihi realisasi di periode tahun lalu. Tahun lalu, dari target Rp1.355,2 triliun, capaiannya hanya 81,53 persen atau Rp1.104,8 triliun

Berdasarkan capaian kuartal pertama, dari target Rp1.307,6 triliun, capaiannya sudah17 persen atau Rp222,3 triliun, yang apabila dibadingkan dengan capaian akhir tahun lalu pertumbuhan pajaknya mencapai 18,23 persen.

"Melihat perkembangan tiga bulan pertama dengan perkembangan ini tentu kita positif melihat agenda kita ke depan," kata Yon.

Namun demikian, dirinya menambahkan, untuk menentukan perkiraan sembilan bulan ke depan, terutama untuk September yang tahun lalu dibantu penerimaan dari tebusan tax amnesty, ada beberapa poin kritikal di antaranya harus melihat hingga akhir April realisasi penyampaian surat pemberitahuan tahunan (SPT) pajak penghasilan (PPh) pasal 25-29 agar bisa menghitung estimasi yang lebih akurat.

Lalu juga menunggu hingga bulan Juni yakni saat terbitnya laporan semester satu, jika sepanjang semester satu bisa tumbuh di atas 20 persen, maka akan lebih mudah dalam menambal lubang yang besar di September kali ini dibanding yang tahun lalu.

"Insya Allah PR-nya agak sedikit lebih ringan untuk menutupi September tahun lalu. Sekarang sih awal tahun  Insya Allah kita masih usahakan ke arah sana," jelas Yon.




 


(SAW)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

5 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA