Mentan Bidik Ekspor 9.000 Ton Edamame dari Jember

Kusbandono    •    Jumat, 25 May 2018 14:15 WIB
kementerian pertanian
Mentan Bidik Ekspor 9.000 Ton Edamame dari Jember
Edamame yang siap diekspor. (Foto: Antara/Seno).

Jember: Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman melepas sebanyak 23 ribu kilogram (kg) edamame dari Jember, Jawa Timur ke Jepang.

Secara keseluruhan, edamame yang merupakan produk jenis kacang kedelai dan unggulan dari Jember tersebut ditargetkan bisa diekspor hingga mencapai 9.000 ton pada 2018 ini. Amran pun membidik beberapa negara untuk mengekspor edamame, selain Jepang.

"Kita ekspor ke 15 negara. Jepang, Amerika Serikat, Australia, Malaysia, serta beberapa negara di Eropa, Timur Tengah, dan seterusnya," kata Amran di perusahaan pengolahan edamame PT Mitratani Dua Tujuh Jember, Kamis, 24 Mei 2018.

Dia mengatakan Kementerian Pertanian (Kementan) saat ini sedang gencar-gencarnya mendorong ekspor komoditas pertanian untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

"Ini yang harus kita dorong. Pesan Pak Presiden, yang bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi ada dua. Yang pertama ekspor, yang ke dua investasi," ujar Amran.

Untuk meningkatkan ekspor, Kementan telah melakukan sejumlah langkah deregulasi. Di tahun ini ada 50 Peraturan dan Keputusan Menteri Pertanian yang dihapus.

"Jika ada yang ingin ekspor, kita permudah. Kita jemput bola, jika perlu antarkan surat-surat yang dibutuhkan untuk ekspor," tegas Amran.

Pertumbuhan ekspor produk pertanian sedang mengalami peningkatan yang signifikan di empat tahun pemerintahan Jokowi-JK. Di antara komoditas pertanian yang sedang digenjot adalah jagung dan ayam olahan.

Pada 2017, nilai ekspor di sektor pertanian mencapai Rp440 triliun. Terdapat peningkatan sebesar 24 persen dari tahun sebelumnya.

 


(AHL)