LPS Tetap Pertahankan Suku Bunga Simpanan

Eko Nordiansyah    •    Senin, 14 May 2018 20:19 WIB
lps
LPS Tetap Pertahankan Suku Bunga Simpanan
Kantor Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). MI/ROMMY PUJIANTO.

Jakarta: Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) telah melakukan evaluasi tingkat bunga penjaminan untuk simpanan dalam rupiah dan valuta asing (valas) di Bank Umum serta untuk simpanan dalam rupiah di Bank Perkreditan Rakyat, di mana Tingkat Bunga Penjaminan untuk periode 15 Mei 2018 sampai dengan 17 September 2018 tidak mengalami perubahan.

"Untuk simpanan dalam rupiah di Bank Umum dan Bank Perkreditan Rakyat tidak mengalami perubahan, yakni Bank Umum 5,75 persen untuk rupiah, dan 0,75 persen untuk Valas, serta BPR 8,25 persen untuk rupiah," kata Sekretaris Lembaga LPS Samsu Adi Nugroho dalam keterangannya di Jakarta, Senin 14 Mei 2018.

Dirinya menambahkan, kebijakan ini ditetapkan dengan memperhatikan perkembangan suku bunga simpanan bank benchmark yang bergerak stabil setelah mengalami tren menurun sepanjang 2017 hingga kuartal pertama 2018. Namun demikian terdapat peningkatan volatilitas pada pasar keuangan dan indikasi awal pergeseran struktural arah suku bunga simpanan.

"Ini terlihat dari pergerakan dan arah likuiditas perbankan. Mengantisipasi perkembangan tersebut, LPS akan meningkatkan intensitas monitoring dan evaluasi terkait kebijakan Tingkat Bunga Penjaminan," lanjutnya.

Dalam hal ini, LPS terbuka untuk melakukan penyesuaian yang diperlukan pada kesempatan pertama terhadap kebijakan Tingkat Bunga Penjaminan sesuai dengan perkembangan data tingkat bunga simpanan perbankan dan hasil evaluasi atas kondisi stabilitas serta sistem keuangan nasional.

Sesuai ketentuan LPS, apabila suku bunga simpanan yang diperjanjikan antara bank dengan nasabah penyimpan melebihi Tingkat Bunga Penjaminan simpanan, maka simpanan nasabah dimaksud menjadi tidak dijamin.

Berkenaan dengan hal tersebut, bank diharuskan untuk memberitahukan kepada nasabah penyimpan mengenai Tingkat Bunga Penjaminan simpanan yang berlaku dengan menempatkan informasi dimaksud pada tempat yang mudah diketahui oleh nasabah penyimpan.

Sejalan dengan tujuan untuk melindungi nasabah dan memperluas cakupan penjaminan, LPS mengimbau agar perbankan lebih memperhatikan ketentuan tingkat bunga penjaminan simpanan dalam rangka penghimpunan dana. Dalam menjalankan usahanya, bank hendaknya memperhatikan kondisi likuiditas ke depan.

"Dengan demikian, bank diharapkan dapat mematuhi ketentuan pengelolaan likuiditas perekonomian oleh Bank Indonesia, serta pengaturan dan pengawasan perbankan oleh Otoritas Jasa Keuangan," pungkas dia.

 


(SAW)


Struktur BP Batam Dipastikan Tidak Berubah

Struktur BP Batam Dipastikan Tidak Berubah

10 hours Ago

Struktur organisasi dari BP Batam dipastikan tidak berubah meski figur pemimpin dalam organisas…

BERITA LAINNYA