Menteri BUMN Tetap Buka Peluang Swasta Garap Proyek LRT

Annisa ayu artanti    •    Kamis, 11 Jan 2018 17:56 WIB
lrt
Menteri BUMN Tetap Buka Peluang Swasta Garap Proyek LRT
LRT. Antara/Risky Andrianto.

Indramayu: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno tetap membuka peluang investasi swasta untuk ikut menggarap proyek pembangunan light rail transit (LRT). Termasuk PT Ratu Prabu yang ingin membangun LRT sepanjang 400 km di Jakarta dengan nilai Rp405 triliun.

Rini mengungkapkan pemerintah akan mendukung selagi tujuan bergabungnya perusahaan swasta itu untuk mempercepat terbentuknya sistem transportasi massal.

"Itu silakan saja, jadi kami tujuan ya ini agar transportasi massal terbangun khususnya di Jakarta," ungkap Rini di Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Kamis, 11 Januari 2017.

Ia pun memberi kebebasan mengenai skema yang akan diterapkan oleh Ratu Prabu. Apakah bergabung bersama-sama dan membentuk konsorsium atau membangunnya sendiri.

"Kami kalau bersama-sama boleh, swasta sendiri boleh kami ikut saja," imbuh dia.

Meski demikian, ia pun tidak menampik bahwa posisi saat ini pemerintah memang fokus menugaskan perusahaan pelat merah dalam membangun proyek.

"Sekarang kami BUMN yang kami utamakan karena ada lahan terutama di stasiun-stasiun," kata dia.

Lahan dari stasiun-stasiun itu digunakan untuk mengembangkan hunian dan tempat komersil.

"Saat bertemu Pak Gubernur dan Wagub bahwa kami mendorong hunian dan tempat komersial di stasiun-stasiun di mana 35 persen untuk MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) sehingga transportasi mereka mudah," pungkas dia.





(SAW)


Pengalihan Komando BP Batam Disebut Membuat Gaduh

Pengalihan Komando BP Batam Disebut Membuat Gaduh

1 day Ago

Pengalihan komando Pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam kepa…

BERITA LAINNYA