Menperin Mintta Lotte Cepat Bangun Pabrik Petrokimia

Annisa ayu artanti    •    Kamis, 09 Nov 2017 22:13 WIB
chandra asri petrochemical
Menperin Mintta Lotte Cepat Bangun Pabrik Petrokimia
Menperin Airlangga Hartarto. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro)

Banten: Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto meminta Lotte Chemical Titan untuk mempercepat realisasi pabrik petrokimia yang akan dibangun di Cilegon, Banten.

Di sela forum bisnis Indonesia-Korea Business Roundtable ia mengatakan proyek petrokimia senilai USD3,5 miliar itu rencananya akan dibangun pada akhir 2018.

"Tadi kami sudah rapat dengan mereka bagaimana agar proyek ini bisa dipercepat. Sekarang kan targetnya baru akan dikonstruksikan pada akhir 2018. Kami ingin ini dipercepat," kata Airlangga dikutip Antara, Kamis 9 November 2017.

Airlangga menjelaskan, dalam realisasinya ada sejumlah masalah teknis yang dihadapi investor. Di antaranya adalah masalah fasilitas pelabuhan dan infrastruktur yang harus dilakukan di lahan reklamasi hingga permohonan fasilitas tax holiday.

Menurutnya, jika Lotte Chemical memproduksi naphtha cracker dengan total kapasitas sebanyak dua juta ton per tahun. Maka, dapat menghasilkan ethylene, propylene, dan produk turunan lainnya. Bahan baku kimia tersebut dapat dimanfaatkan untuk sektor hilir seperti industri plastik, tekstil, cat, dan farmasi.

Ia juga menuturkan, pembangunan proyek tersebut akan memakan waktu hingga 4-5 tahun dan membuka lapangan pekerjaan hingga sebanyak 9.000 orang.  

Lalu, dengan kapasitas tersebut dan ditambah ekspansi perusahaan petrokimia PT Chandra Asri Petrochemical Tbk, Indonesia akan mampu menghasilkan bahan baku kimia berbasis naphtha cracker sebanyak tiga juta ton per tahun sekaligus memposisikan sebagai produsen terbesar ke-empat di Asia Tenggara setelah Thailand, Singapura, dan Malaysia.


(AHL)