PGN Kembali Sabet Penghargaan LHKPN dari KPK

M Studio    •    Kamis, 06 Dec 2018 13:29 WIB
perusahaan gas negara (pgn)
PGN Kembali Sabet Penghargaan LHKPN dari KPK
PGN mendapatkan penghargaan LHKPN dalam kategori Instansi dengan Penerapan LHKPN Terbaik Tahun 2018 (Foto:Dok.PGN)

Jakarta: PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) kembali mendapatkan penghargaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Penghargaan diberikan bersamaan dengan pelaksanaan peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2018, di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu, 5 Desember 2018.

Kali ini, PGN mendapatkan penghargaan LHKPN dalam kategori Instansi dengan Penerapan LHKPN Terbaik Tahun 2018. Sebelumnya, PGN juga mendapatkan penghargaan serupa pada 2017.

Penghargaan diserahkan oleh Ketua KPK Agus Rahardjo kepada Group Head Human Capital Management PGN Helmy Setiawan.

Sekretaris Perusahaan PGN Rachmat Hutama mengatakan penghargaan ini merupakan sebuah pencapaian yang membanggakan bagi PGN, karena hal ini menjadi bukti bahwa PGN sebagai penyelenggara negara secara transparan melaporkan kekayaan para pejabatnya.

Penghargaan LHKPN merupakan penghargaan yang diberikan oleh KPK kepada instansi dan lembaga yang secara rutin melaporkan kekayaan kepada KPK. Adapun kriteria yang dinilai untuk penghargaan ini adalah tingkat kepatuhan, tingkat ketepatan penyampaian, dan jumlah wajib lapor.

"Penghargaan ini bisa dicapai berkat partisipasi dari seluruh insan PGN, mulai dari jajaran direksi, komisaris, hingga kepala satuan kerja beserta tim dalam penerapan pelaporan LHKPN," ujar Rachmat, dalam siaran persnya, Kamis, 6 Desember 2018.

Sementara itu, Ketua KPK Agus Rahardjo berharap dengan penghargaan ini dapat menjadi contoh bagi instansi dan lembaga lain yang belum melaporkan harta para pejabat dan pegawainya. 

"Dengan adanya penghargaan ini bagi PGN dan beberapa instansi dan lembaga lain, semoga dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pejabat dan lembaga publik, serta menjadi langkah awal pencegahan korupsi," kata Rachmat.


(ROS)

Pengalihan Komando BP Batam Disebut Membuat Gaduh

Pengalihan Komando BP Batam Disebut Membuat Gaduh

1 day Ago

Pengalihan komando Pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam kepa…

BERITA LAINNYA