Bekraf Bidik 17 Juta Pelaku Ekonomi Kreatif

   •    Minggu, 06 May 2018 11:58 WIB
badan ekonomi kreatifbekraf
Bekraf Bidik 17 Juta Pelaku Ekonomi Kreatif
Ilustrasi pelaku ekonomi kreatif. (FOTO: ANTARA/Irwansyah)

Manado: Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menargetkan mampu menyerap pelaku ekonomi kreatif sebanyak 17 juta hingga 2019.

"Sehingga berbagai upaya, pelatihan, dan bimbingan kepada masyarakat di seluruh Indonesia terus kami lakukan," kata Direktur Edukasi Ekonomi Kreatif Bekraf Poppy Savitri di Manado, Provinsi Sulawesi Utara, seperti dikutip dari Antara, Minggu, 6 Mei 2018.

Poppy mengatakan salah satu upaya itu berupa pelatihan Coding Mum yang akan dilakukan di kota-kota di Indonesia, dan kali ini berlangsung di Kota Manado.

"Coding Mum merupakan salah satu program unggulan Bekraf hasil kerja sama dengan Kolla Space. Kegiatan ini bertujuan memberikan pelatihan coding kepada ibu-ibu rumah tangga penyandang disabilitas dan buruh migran di luar negeri," jelasnya.

Dengan menghadirkan mentor-mentor andal dan profesional yang diseleksi secara ketat, kegiatan Coding Mum yang mulai dilaksanakan pada 2016, telah dianggap sukses dan berhasil meluluskan lebih dari 300 peserta. Ia menambahkan bahwa pelatihan itu juga merupakan bagian dari skenario besar yang dilakukan Bekraf dalam rangka mencapai sasaran strategis dalam upaya menyerap tenaga kerja sektor ekonomi kreatif, sehingga mampu mencapai target 17 juta orang pelaku ekonomi kreatif di 2019.

Setelah Manado, kata dia, kegiatan Coding Mum juga sedang dan akan diselenggarakan di beberapa kota lainnya yaitu, Surabaya, Samarinda, Batam, Sorong, Pontianak, Lampung, dan Palembang. Sedangkan di luar negeri, kegiatan ini rencananya akan diselenggarakan di Kuala Lumpur, Singapura, Bandar Sri Begawan, Hong Kong, Shanghai, dan Seoul.

Bekraf adalah lembaga pemerintah nonkementerian yang bertanggung jawab di bidang ekonomi kreatif. Saat ini, Kepala Bekraf dijabat oleh Triawan Munaf. Bekraf mempunyai tugas membantu Presiden dalam merumuskan, menetapkan, mengoordinasikan, dan sinkronisasi kebijakan ekonomi kreatif di bidang aplikasi dan game developer, arsitektur, desain interior, desain komunikasi visual, desain produk, busana, film animasi dan video, fotografi, kriya, kuliner, musik, penerbitan, periklanan, seni pertunjukan, seni rupa, televisi, dan radio.

 


(AHL)


Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

11 hours Ago

Keputusan pemerintah melebur BP Batam ke Pemerintah Kota Batam mendapat respons dan tanggapan b…

BERITA LAINNYA