Menko Luhut: Polemik Garuda karena Kurang Komunikasi

Kautsar Widya Prabowo    •    Selasa, 05 Jun 2018 19:48 WIB
garuda indonesia
Menko Luhut: Polemik Garuda karena Kurang Komunikasi
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan.Medcom/Kautsar Bowo.

Jakarta: Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman menjelaskan persoalan yang tengah melanda PT Garuda Indonesia (Persero) dengan pekerjanya karena kurangnya komunikasi dari kedua belah pihak.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan saat ini komunikasi yang terjalin sudah bagus, namun perlu diperbaiki oleh kedua belah pihak.

"Ya kurang komunikasi saja, diharapkan dapat diselesaikan segera, mungkin mereka (serikat) butuh perhatian, pemerintah juga butuh. Sama-sama saling perbaikan," ujarnya di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta, Selasa, 5 Juni 2018.

Oleh sebab itu, pihaknya membentuk task force atau layaknya satuan tugas (Satgas) yang ditunjuk untuk menyelesaikan titik permasalahan antara kedua belah pihak. Nantinya satgas tersebut akan diisi oleh kementerian dan lembaga terkait.

"Ada manajemen Garuda, Asosiasi pilot, Menteri Perhubungan, Menteri BUMN dan Kementerian Tenaga Kerja. Jadi disitu mereka akan bicara, saya hanya memediasi," tambahnya.

Selain itu, mantan kepala staf kepresidenan tersebut menunjuk Deputi satu Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Purbaya Yudhi Sadewa sebagai pemimpin rapat stagas tersebut.

"Satgas tersebut sampai masalah selesai, nanti yang mimpin rapatnya Deputi satu Pak Purbaya," tuturnya.

Satgas yang akan dimulai pada esok hari, ia targetkan dapat menyelesaikan permasalajan maskapai plat merah tidak lebih dari Juli. "Kita kalau mau selesai, sesegera mungkin kalau boleh tidak lebih dari Juli," tutupnya.



 


(SAW)


Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

2 days Ago

Kepailitan Sariwangi AEA dan anak usahanya yaitu PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung (…

BERITA LAINNYA