Bulog Memberangkatkan 1.200 Pemudik

Gervin Nathaniel Purba    •    Senin, 11 Jun 2018 12:16 WIB
bulogMudik Lebaran 2018
Bulog Memberangkatkan 1.200 Pemudik
Ilustrasi gedung Bulog. (FOTO: Medcom.id)

Jakarta: Perum Bulog memberangkatkan secara gratis sebanyak 1.200 pemudik beserta keluarganya untuk pulang kampung dalam kegiatan Mudik Gratis Bersama BUMN.

Acara pelepasan tersebut dilakukan oleh Sekretaris Perusahaan Perum Bulog Siti Kuwati pada 9 Juni 2018 di halaman kantor Perum Bulog Pusat. Kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab Perum Bulog kepada masyarakat dan lingkungan dengan harapan dapat meringankan beban masyarakat mendekati Lebaran 1439 H.

"Hal ini dilakukan sebagai momentum peresmian keberangkatan para peserta dan doa bersama agar perjalanan mudik kita semua berjalan dengan lancar, aman dan bertemu sanak keluarga di kampung halaman tanpa kekurangan satu hal apapun," ujar Siti dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Senin, 11 Juni 2018.

Bulog juga melakukan kegiatan ini di beberapa daerah, antara lain peserta diberangkatkan dari Ambon ke Banda Naira berjumlah 700 jiwa dan telah diberangkatkan pada 7 Juni 2018 pukul 02.00 WIT.

Kemudian dari Makassar ke Surabaya sebanyak 250 jiwa pada 13 Juni 2018 pukul 10.00 WITA. Lalu pada 9 Juni 2018 diberangkatkan dari Jakarta ke Solo via pantura sebanyak 38 jiwa dan dari Jakarta ke Yogyakarta via jalur selatan sebanyak 36 jiwa. Pada 12 Juni 2018 diberangkatkan dari Bogor ke Solo sejumlah 60 jiwa dan dari Bogor ke Madiun sejumlah 40 jiwa.

"Untuk meningkatkan kenyamanan para peserta mudik gratis, telah kami berikan souvenir yang berisi kaos, topi, obat-obatan dan paket sembako senilai Rp100 ribu. Semoga pada perjalanan mudik ini kita selalu dalam lindungan Allah SWT sehingga kita akan sampai ke tujuan dengan sehat, selamat, dan tanpa kekurangan satu apapun," tutur Siti.

Sebagai informasi, jumlah pemudik yang ikut dalam Program Mudik Bareng BUMN 2018 yang tercatat meningkat menjadi 206.209 pemudik atau naik 74,43 persen dari sebelumnya 118.220 pemudik pada 2017. Sementara kota tujuan pun bertambah menjadi 108 kota tujuan dari sebelumnya 84 kota tujuan di 2017.

 


(AHL)