Perempuan Harus Dilibatkan dalam Upaya Swasembada Pangan

Anggi Tondi Martaon    •    Kamis, 20 Apr 2017 13:47 WIB
berita dpr
Perempuan Harus Dilibatkan dalam Upaya Swasembada Pangan
Komisi IV DPR RI menggelar seminar nasional bertajuk Peran Wanita Dalam Meningkatkan Diversifikasi Pangan Untuk Mewujudkan Ketahanan Nasional (Foto:Metrotvnews.com/Anggi Tondi Martaon)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menyambut Hari Kartini tahun 2017, Komisi IV DPR RI menggelar seminar nasional "Peran Wanita Dalam Meningkatkan Diversifikasi Pangan Untuk Mewujudkan Ketahanan Nasional." Hal itu dilakukan untuk meningkatkan peran wanita mewujudkan Swasembada Pangan.

Acara tersebut terlaksana berkat kerja sama antara Komisi IV DPR dengan Wanita Tani. Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon, pimpinan dan anggota Komisi IV,  Menteri Pertanian Amran Sulaiman, perwakilan Kementarian Kelautan dan Perikanan dan pakar pangan.

Ketua Komisi IV DPR Edhy Prabowo mengatakan, wanita harus diikutsertakan dalam berbagai kegiatan, termasuk swasembada pangan. Dia meyakini, program tersebut tidak akan bisa terwujud tanpa campur tangan kaum hawa.

"Jangan pernah tinggalkan wanita disetiap kegiatan, pasti gagal kegiatan itu. Maka itu peran suatu negara harus melibatkan perempuan," tegas Edhy di ruang Komisi IV Gedung Kura Kura Kompleks Parlemen, Jalan Gatot Subroto,

Politikus Gerindra itu menyebutkan, banyak bukti peran wanita mampu mewujudkan pangan. Contohnya zaman orde baru yang berhasil mewujudkan swasembada pangan melalui kegiatan pemanfaatan ahan pekarangan rumah.

"Siapa yang melakukan ini? Ibu-ibu, bapak-bapak mana ada melakukan ini, jarang. Tanpa peran dan dukungan ibu-ibu tidak akan jalan," ungkap dia.

"Jadi peran peremuan adalah upaya strategis dalam swasembada pangan," lanjut dia.

Oleh karena itu, peran wanita dalam upaya swasembada pangan harus dimasifkan. Hal itu bisa dimulai dengan melakukan pembinaan.

"Kita harapkan perempuan memanfaatkan pekarangan, halaman dan sevahainya bisa dimanfaatkan. Pembinaan yang tersistem dengan baik, mulai dari pelatihan teknis dan sebagaunya menurut saya bukan hal yang sulit," ucapnya.


(ROS)