MTF Bidik 2.000 SPK dalam GIIAS 2017

Eko Nordiansyah    •    Kamis, 10 Aug 2017 20:26 WIB
mandiri tunas finance
MTF Bidik 2.000 SPK dalam GIIAS 2017
Direktur MTF Harjanto Tjitohardjojo (tengah). (FOTO: MTVN/Eko Nordiansyah)

Metrotvnews.com, Tangerang: Mandiri Tunas Finance (MTF) menargetkan bisa mendapat 2.000 surat pemesanan kendaraan (SPK) pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017. Meski begitu, pembiayaan kendaraan bermotor dari gelaran tersebut tidak akan seluruhnya mempengaruhi kinerja anak usaha Bank Mandiri di bulan ini.

"Karena ada yang mobilnya inden, ada yang sampai Desember jadi (pembiayaannya) terurai. Kita punya target tiap bulan itu Rp2 triliun," kata Direktur MTF Harjanto Tjitohardjojo di GIIAS 2017, ICE BSD City, Tangerang, Kamis 10 Agustus 2017.

Selama periode semester I-2017, pembiayaan dari MTF rata-rata Rp1,8 triliun hingga Rp1,9 triliun per bulannya. Dengan pencapaian tersebut maka secara keseluruhan Januari hingga Juli 2017 pembiayaan MTF mencapai Rp11,6 triliun atau tumbuh sekira sembilan persen dari Rp10,6 persen di periode yang sama tahun lalu.

Dirinya menambahkan, secara komposiis mayoritas pembiayaan masih di sektor kendaraan penumpang dengan porsi 75 persen dari total pembiayaan. Sementara itu sektor lainnya seperti kendaraan komersial, kendaraan alat berat, hingga pembiayaan motor gede (moge) masih kecil dari pembiayaan yang disalurkan MTF.

"Kita memang sebenarnya dari Januari sampai Maret kita mencoba melihat market. Kemarin ada kebijakan OJK mengenai penurunan DP. Saat itu tiga bulan awal kita enggak ikut karena kita takut situasi ekonomi belum kondusif sehingga di Januari sampai Maret kita agak tertinggal dengan market," jelas dia.

Meski begitu mulai dari April sampai dengan bulan lalu, MTF sudah mencatatkan kinerja yang positif sejalan dengan industri. Dengan pertumbuhan yang diprediksi lebih baik, MTF meyakini hingga akhir tahun dapat menyalurkan kredit hingga Rp20 triliun atau lebih tinggi dari pencapaian tahun lalu yang sebesar Rp18,6 triliun.

"Saya lihat anggaran pemerintah baru mulai cair. Lalu optimisme masyarakat dengan adanya GIIAS ini kita berharap ada tipe baru, merk baru, sehingga mereka mau invest sedikit di kendaraan. Karena kita juga offering banyak hadiah, banyak program," pungkasnya.


(AHL)