BPJT Klaim Seluruh Sistem Gerbang Tol Siap Transaksi Nontunai

Eko Nordiansyah    •    Jumat, 08 Sep 2017 19:23 WIB
jalan toltransaksi non tunai
BPJT Klaim Seluruh Sistem Gerbang Tol Siap Transaksi Nontunai
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) mengaku seluruh sistem dalam gerbang tol siap untuk menerima transaksi nontunai. Dengan begitu maka masyarakat pengguna jalan tol diminta menyiapkan uang elektronik (e-money) untuk setiap transaksi.

"Nanti badan usaha akan bantu jual di gerbang d awal. Nanti kita jaga (ketersediaan e-money) akan ada SOP-nya. Ini harus tersedia kartunya," kata Kepala BPJT Herry Trisaputra Zuna di Kantor Pusat Jasa Marga, Plaza Tol Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Jumat 8 September 2017.

Dirinya menambahkan, dengan adanya empat bank Himpunan Bank Negara (Himbara) dengan satu bank swasta yang terlibat maka diperlukan integrasi khususnya untuk menerima transaksi. Hal ini termasuk juga ketika masyarakat membutuhkan isi ulang (top up) e-money mereka.

Dengan begitu, Herry menyebutkan jika penerapan transaksi nontunai di jalan tol harus 100 persen berjalan pada 31 Oktober. Sementara masyarakat juga diminta untuk bersiap-siap sejak sekarang sehingga tak terburu-buru ketika harus membayar tol dengan e-money.

"Konsumen harus menyesuaikan diri. Jasa bukan pekerjaan sendiri harus bareng-bareng. Kemudian hambatan dari satu orang kalau kita paksa gunakan nontunai itu akan ganggu yang lain. Jadi kita harus bangun ini secara bersama-sama enggak bisa sendiri-sendiri," jelas dia.

Lebih lanjut, Herry juga menilai jika masyarakat benar-benar harus memahami jika transaksi di jalan tol nantinya tidak bisa secara tunai. Sedangkan bagi pengelola jalan tol diminta untuk bersiap-siap karena hal ini diprediksi menimbulkan kekacauan (chaos).

"Chaos harus kita antisipasi, saya tangkapnya positif ada kebutuhan besar di saat yang bersamaan. Artinya ada kemungkinan chaos makanya kita coba antisipasi dengan (tersedianya) kartu tadi. Kita kerja sama dengan bank, BI dan lain-lain ketersediaan kartu itu harus disediakan," pungkasnya.

 


(AHL)

<i>Tender Offer</i> Persero dan <i>Holding</i> BUMN

Tender Offer Persero dan Holding BUMN

22 hours Ago

PRESIDEN Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2017 tentang Pena…

BERITA LAINNYA