GMF Bangun 4 Perawatan Pesawat di Luar Negeri

Desi Angriani    •    Selasa, 10 Oct 2017 13:46 WIB
gmf aeroasia
GMF Bangun 4 Perawatan Pesawat di Luar Negeri
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Andika Wahyu)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Garuda Maintenance Facility (GMF) AeroAsia segera mengembangkan bisnis usahanya dengan membangun Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) atau perawatan pesawat di luar negeri. Dana untuk melakukan ekspansi diambil dari sebagian dana segar hasil Initial Public Offering (IPO) yang sebesar Rp1,2 triliun.

Direktur Utama GMF AeroAsia Iwan Joeniarto mengatakan, sebanyak 60 persen dari Rp1,2 triliun dana segar akan dialokasikan untuk mengembangkan usaha, lalu 25 persen untuk penambahan modal dan sisanya 15 persen untuk refinancing.

"Ekspansinya kita akan mengembangkan penambahan kapasitas. Nanti akan ada satu tambahan kapasitas kami yang merupakan fasilitas baru di Indonesia dan beberapa ada pengembangan di luar negeri," kata Iwan, di Bursa Efek Indonesia, Kawasan SCBD Jakarta, Selasa 10 Oktober 2017.

Iwan mengungkapkan, anak usaha PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk ini akan membangun empat fasilitas perawatan pesawat dengan investasi senilai USD200 juta atau Rp2,66 triliun. Untuk itu, perseroan menggandeng sejumlah perusahan yang bergerak di bidang perawatan pesawat.

Beberapa negara yang sudah menyatakan keseriusan untuk bekerja sama dengan GMF yaitu Uni Emirat Arab, dan Australia. Sementara Korea dan Vietnam masih ditahap penjajakan.

"Tapi di luar kita tidak sendiri, ada kerja sama dengan partner MRO atau public sector di luar negeri untuk memperluas pasar kami sekaligus mendekatkan diri ke layanan-layanan. Negara ada yang sudah jelas MoU adalah Uni Emirat Arab, kemudian Australia, yang dua lagi sedang penjajakan antara Korea dan satu lagi di Vietnam," tuturnya.

Sebelumnya, Anak Usaha PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, PT Garuda Maintenance Facility (GMF) AeroAsia Tbk resmi mencatatkan saham perdana. Pada debut perdananya, saham GMFI dibuka pada posisi Rp408 per lembar saham atau naik dua persen setara delapan poin.

 


(ABD)