Sarinah-PTPB XII Siap Saingi Starbucks

Annisa ayu artanti    •    Senin, 12 Mar 2018 18:57 WIB
sarinah
Sarinah-PTPB XII Siap Saingi Starbucks
Kerja Sama Sarinah dan PTPN. Dok; Annisa Ayu Artanti.

Jakarta: PT Sarinah (Persero) menandatangani MoU dengan BUMN perkebunan yaitu PTPN XII dan anak perusahaannya, yaitu PT Rolas Nusantara Mandiri. Penandatanganan MoU ini dilakukan untuk meningkatkan pemasaran produk kopi-kopi terbaik yang dimiliki oleh PTPN XII.

Direktur Utama PT Sarinah (Persero) GNP Sugiarta Yasa mengatakan, dalam kerja sama ini PTPN XII dan PT Rolas Nusantara Mandiri akan menyiapkan berbagai jenis produk kopi untuk Sarinah.

Sarinah akan menjual produk kopi tersebut di gerai coffee shop Cup of Java yang dimiliki oleh Sarinah maupun di outlet-outlet yang dimiliki oleh Sarinah di bandara.

"Kita lakukan sinergi, tidak hanya titik Sarinah, tapi titik yang dimiliki BUMN itu adalah potensi kami mengembangkan outlet," kata Sugiarta di Kantor Kementerian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin, 12 Maret 2018.

Sugiarta juga menuturkan keberadaan kopi di Indonesia tidak hanya untuk minuman semata melainkan untuk lifestyle juga. Oleh karena itu, strategi marketing yang akan digencarkan adalah menyasar anak-anak muda dan generasi milenial.

"Dengan bersinergi dengan konsep yang target milenial. Target market kita tidak mungkin yang tua. Kekuatan penduduk kita 20-40 tahun. Mereka sangat senang dengan kopi bahkan menjadi lifestyle," ucap Sugiarta.

Sementara itu, Direktur Utama PTPN XII Berlino Mahendra Santosa menambahkan dengan strategi marketing demikian PTPN XII yakin dalam waktu tiga tahun mendatang kopi nusantara akan mengalahkan outlet kopi asing Starbucks.

"Dalam waktu tiga tahun Starbucks di Indonesia akan kewalahan," kata Berlino.

Tahun ini saja, lanjut Sugiarta, akan membuka 10 gerai kopi atau cafe di kota besar di Indonesia. Beberapa diantaranya adalah Solo, Jakarta, Yogyakarta, Malang, dan Semarang. Tak hanya menjual kopi, di cafe tersebut juga akan memasarkan produk-produk milik BUMN lainnya.

"Kita akan coba Solo, Thamrin (Jakarta), di Yogyakarta, Malang, Semarang. Kita tahun ini akan menambah 10," sebut Sugiarta.

Deputi Bidang Usaha Konstruksi, Sarana dan Prasarana Perhubungan Kementerian BUMN Ahmad Bambang menambahkan, bahwa tujuan dari sinergi BUMN ini adalah strategic sourcing.

Tantangan untuk maju harus dapat terealisasi. Kolaborasi PTPN XII dan Sarinah diharapkan dapat meningkatkan kinerja kedua perusahaan.

"Sudah saatnya kita berkolaborasi dengan semua pihak. Melalui sinergi ini, diharapkan dapat diikuti oleh BUMN-BUMN lainnya untuk dapat meningkatkan kinerjanya," pungkas Ahmad Bambang.


(SAW)