BCA Akui Pendapatannya Turun Akibat Biaya MDR

Eko Nordiansyah    •    Kamis, 07 Dec 2017 17:13 WIB
bca
BCA Akui Pendapatannya Turun Akibat Biaya MDR
Direktur BCA Santoso. Medcom/Eko N.

Jakarta: PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mengakui pendapatan dari fee based income akan menurun dengan penerapan biaya merchant discount rate (MDR). Khususnya jika pengguna kartu bank lain melakukan transaksi di mesin milik BCA maka biayanya akan dikurangi.

Direktur BCA Santoso mengatakan sebagai acquirer yang memproses transaksi dan issuer yang menerbitkan kartu terdampak aturan dari Bank Indonesia (BI). Apalagi transaksi off us yang artinya infrastruktur milik BCA digunakan oleh pengguna kartu debit bank lain.

"Kalau acquiring kan menerima semua kartu, selama ini kartu yang beredar cukup banyak attach dengan Visa dan lain sebagainya. Dengan transaksi off us memang income kita turun," kata dia dalam media briefing di Jakarta Pusat, Kamis, 7 Desember 2017.

Dalam aturan BI, transaksi on us atau menggunakan infrastruktur milik bank penerbit kartu maka akan dikenakan 0,15 persen. Sedangkan untuk transaksi off us atau menggunakan infrastruktur milik bank lain maka biaya yang dikenakan adalah satu persen.

"Selama ini yang Silver, Gold itu 1,6 persen, Platinum ada yang lebih tinggi itu beda dan lebih tinggi bisa sampai dua, tergantung jenis kartu dan principalnya. EDC BCA yang menerima international kita harus tunduk (aturan BI)," jelas dia.

Dirinya menambahkan, selama ini transaksi on us di BCA memang dikenakan nol rupiah. Namun dengan adanya ketentuan dari bank sentral maka setiap pihak perlu mengikuti aturan yang sudah ada.

"Kita sebelumnya kalau digesek sendiri itu nol persen dengan kebijakan ini kita harus mengikuti kebijakan BI. Ada bisnis yang harus diturunkan ada yang harus di-adjust sesuai ketentuan," pungkasnya.


(SAW)

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

1 day Ago

Federal Reserve AS atau bank sentral AS pada akhir pertemuan kebijakan dua harinya pada Rabu wa…

BERITA LAINNYA