Prudential Sasar Generasi Milenial Tingkatkan Inklusi Keuangan

Eko Nordiansyah    •    Senin, 14 May 2018 21:04 WIB
Prudential Sasar Generasi Milenial Tingkatkan Inklusi Keuangan
Prudential. Dok: AFP.

Jakarta: PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) menyasar generasi milenial demi meningkatkan inklusi keuangan masyarakat Indonesia. Terlebih lagi tingkat inklusi keuangan masyarakat, khususnya terhadap asuransi syariah masih rendah meskipun memiliki potensi pasar yang sangat besar.

Presiden Direktur Prudential Jens Reisch menuturkan percepatan inklusi keuangan termasuk inklusi asuransi syariah harus memanfaatkan teknologi digital. Selain jangkauannya yang luas, penggunaan teknologi digital dirasa tepat menyasar masyarakat Indonesia yang saat ini didominasi generasi milenial.

"Strategi tahun ini, kita ada perubahan lebih milenial mungkin bahasa, instrumen dan teknik pemasaran. Kemudian kita ada juga digital dan investasi ke satu penjualan, pelayanan, agen dan nasabah," kata dia di Hotel JS Luwansa, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin, 14 Mei 2018.

Dirinya menambahkan, Prudential juga memperbaiki produk agar lebih menarik bagi masyarakat. Salah satu caranya adalah agen asuransi dan masyarakat sangat dimudahkan dalam membeli polis asuransi didukung oleh teknologi digital.

"Di situ (layanan digital) paling penting banyak agen di 160 kota, untuk nanti kasih ilustrasi dan polis sekarang ada tool connect wifi dan kirim data aplikasi ke perusahaan, minum kopi saja nanti polis keluar. Bentuknya aplikasi mobile," jelas dia.

Hasil survei Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Survei Nasional Literasi Keuangan Indonesia 2016 menunjukkan tingkat inklusi keuangan syariah sebesar 11,06 persen, inklusi keuangan asuransi syariah hanya sebesar 1,92 persen dengan literasi atau pemahaman masyarakat akan produk sebesar 2,51 persen.

Pada tahun lalu, Prudential membukukan pendapatan kontribusi bruto sebesar Rp3,4 triliun dan juga aset sebesar Rp9,9 triliun atau tumbuh 13 persen. Sementara peserta baru tumbuh 14 persen, peserta non muslim tumbuh 98 persen, dan hasil investasi syariah yakni Asia Pacific Equity Fund mencapai 26,6 persen.

"Tahun lalu, 10 tahun syariah untuk Prudential dan tahun lalu naik double digit. Kalau lihat kontribusi, aset, nasabah, tahun lalu di pasar keuangan syariah performace luar biasa dan elemen kesehatan, sakit kritis dan ini penting dan untuk syariah dan optimistis 2018," pungkasnya.
(SAW)


BUMN Siap Bersinergi Bangun Kemandirian Pesantren

BUMN Siap Bersinergi Bangun Kemandirian Pesantren

1 day Ago

Menteri BUMN Rini M Soemarno menyatakan perusahaan milik negara di Indonesia siap bersinergi me…

BERITA LAINNYA