Tekan Angka Kecelakaan, Surveyor Berangkatkan 500 Pemudik

   •    Sabtu, 09 Jun 2018 14:28 WIB
bumnMudik Lebaran 2018
Tekan Angka Kecelakaan, Surveyor Berangkatkan 500 Pemudik
Suasana mudik bareng 2018 Surveyor Indonesia (Foto: dokumentasi Surveyor Indonesia)

Jakarta: PT Surveyor Indonesia (persero) memberangkatkan 500 pemudik dalam program Mudik Bareng BUMN 2018 dengan moda transportasi bus dan kapal laut di tahun ini. Program tersebut dengan rute Jakarta-Solo, Jakarta-Kudus, Jakarta-Cilacap, Jakarta-Surabaya, Jakarta-Jember, dan Surabaya-Yogyakarta serta dengan moda kapal laut tujuan Balikpapan-Surabaya.

Kegiatan Mudik Bareng BUMN 2018 yang diprakarsai oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini merupakan bentuk sinergi beberapa BUMN dalam mewujudkan komitmen BUMN Hadir Untuk Negeri pada saat masyarakat melaksanakan kegiatan rutin setiap tahun di masa Lebaran.

Penyelenggaraan Mudik Bareng BUMN 2018 merupakan tahun keempat dengan sambutan masyarakat yang semakin tinggi tahun ini di mana data potensi mudik 2018 naik sebanyak 74,58 persen dibandingkan dengan di 2017. Kota tujuan mudik mencapau 177 kota yang tersebar di barat Indonesia sampai dengan timur Indonesia.

Pemberangkatan pemudik dibagi dua tempat. Pertama dilakukan serentak di Ancol bersama 62 BUMN lainnya yang dilepas langsung oleh Menteri BUMN Rini Soemarno dan Direktur Utama Surveyor Indonesia M Arif Zainuddin. Arif berharap program mudik bersama BUMN ini dapat meringankan beban biaya pegawai dan masyarakat yang melaksanakan mudik di hari Lebaran.

"Program ini merupakan wujud nyata kepedulian BUMN terhadap masyarakat," ujarnya, seperti dikutip dari keterangan tertulisnya, di Jakarta, Sabtu, 9 Juni 2018.

Ia berharap jumlah kecelakaan tahun ini dapat ditekan seminimal mungkin dengan adanya pengawasan dari BUMN penyelenggara program ini. Sementara itu, dilakukan pula pelepasan pemudik di kantor pusat Graha Surveyor Indonesia oleh Direktur Perencanaan dan Pengembangan Surveyor Indonesia Dian M Noer.

Sebanyak 350 peserta Mudik Bareng BUMN berkumpul dan diberangkatkan pagi ini, "Kami berharap program mudik bareng ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan semoga perjalanan bapak dan ibu berjalan dengan lancar dan  selamat sampai tujuan," ujar Dian dalam sambutannya.

Manfaat yang dirasakan oleh peserta mudik selain meringankan biaya perjalanan, keamanan, dan keselamatan yang diperhatikan betul, peserta pun menghemat waktu dengan hanya tinggal mendaftar lewat BUMN, "Kami tidak perlu antre beli tiket dan berebut dengan calon penumpang lainnya," ujar Tri, salah satu peserta mudik.

Seluruh peserta mudik bareng Surveyor Indonesia mendapatkan berbagai fasilitas secara gratis, antara lain bus yang nyaman dan layak jalan, asuransi jiwa untuk masing-masing peserta , pakaian dan topi hasil sinergi BUMN dengan Sarinah, serta goodie bag yang berisikan obat-obatan dan makanan ringan serta uang saku.


(ABD)