Program DP 0% Hanya Bisa untuk Rumah Seharga Rp240 Juta

Eko Nordiansyah    •    Jumat, 05 Jan 2018 18:25 WIB
bank indonesiakpr
Program DP 0% Hanya Bisa untuk Rumah Seharga Rp240 Juta
Gubernur BI Agus Martowardojo. (FOTO: Medcom.id/Angga Bratadharma)

Jakarta: Bank Indonesia (BI) menilai harga rumah khususnya di wilayah DKI Jakarta sudah cukup tinggi. Jika pemerintah daerah memiliki keinginan untuk menyediakan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) maka harus bisa menyediakan rumah seharga Rp240 juta.

Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan masyarakat yang masuk kategori MBR adalah mereka yang memiliki penghasilan maksimal Rp7 juta per bulan. Dengan pendapatan tersebut, maka kemampuan membayar cicilannya sebesar 30 persen adalah untuk rumah seharga sekitar Rp240 juta.

"Jadi ini adalah satu yang perlu ditindak lanjuti Pemprov yaitu bagaiamana caranya untuk ada satu struktur rumah itu bisa harga Rp240 juta. Saat ini tersedia dan dalam bentuk rusunami tapi juga kalau ada sekarang rusunawa," kata dia di Kompleks BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat, 5 Januari 2018.

Namun untuk mengubah rusunawa menjadi rusunami maka Pemda harus melakukan sejumlah perubahan payung hukum yang ada. Sebab jika tidak, maka bisa jadi perubahan peruntukan rusun bisa menjadi masalah di kemudian hari.

"Kalau mau dijadikan untuk rusunami harus ada perubahan kepemilikan tanah, gedung, dan lain lain. Nah jadi hal ini yang kita diskusikan, sehingga kalau nanti mau direalisasikan itu nanti lebih tepat strukturnya dan bisa mencapai 50 ribu unit per tahun itu," jelas dia.

Sementara jika melihat kondisi yang ada, Agus menilai sulit untuk mewujudkan rumah dengan harga yang terjangkau bagi MBR. Hal ini melihat biaya-biaya yang harus dikeluarkan dalam membangun rumah bagi MBR, yang tidak bisa murah sebagaimana yang diinginkan.

"Di Jakarta itu cukup banyak tantangan, di antaranya adalah rumah yang siap untuk MBR itu mahal. Lahannya mahal, konstruksinya mahal dan tentu untuk finishing-nya mahal. Jadi, untuk di Jakarta rumah untuk MBR yang di bawah Rp350 juta per unit itu cukup sulit diwujudkan," pungkasnya.

 


(AHL)


Perpres DNI Rampung Pekan Depan

Perpres DNI Rampung Pekan Depan

1 week Ago

Pemerintah mempercepat penyelesaian rancangan per-aturan presiden (Perpres) mengenai Daftar Neg…

BERITA LAINNYA