Menko Luhut Ingin LRT Gunakan Produk dalam Negeri

Eko Nordiansyah    •    Rabu, 10 Jan 2018 06:31 WIB
lrtproyek lrt
Menko Luhut Ingin LRT Gunakan Produk dalam Negeri
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan (ANTARA FOTO/Dedhez Anggara)

Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meninginkan proyek kereta api ringan atau Light Rail Transit (LRT) Jakarta Bogor Depok Bekasi (Jabodebek) menggunakan produk lokal. Hal ini bahkan telah disepakati oleh pemangku kepentingan (stakeholder) terkait.

Menurut Luhut pembangunan proyek LRT banyak melibatkan berbagai pihak di dalam negeri. Salah satunya adalah pengadaan rangkaian kereta (rolling stock) yang akan dilakukan oleh PT INKA (Persero) dengan dana dari PT KAI (Persero).

"Kita mau bikin konten lokal. Semua terlibat, ada BPPT, ada INKA, ada KAI, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian BUMN," kata dia, di Kantor Kemenko Kemaritiman, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa, 9 Januari 2018.

Selain itu, PT LEN Industri dan PT Barata Indonesia juga akan terlibat dalam pengadaan beberapa komponen yang digunakan oleh kereta LRT Jabodebek. Meski begitu pemerintah tetap akan menggandeng pihak asing, misalnya, untuk propulsi atau motor penggerak kereta listrik.

"Kami sepakat akan menyiapkan konsultan asing untuk memonitor pembangunan, sehingga kualitasnya juga tidak kurang. Populasi kita akan pakai tetap dari luar karena kita belum bisa bikin mesinnya. Tapi kita minta alih teknologi," jelas dia.

Dirinya menambahkan, proyek yang ditargetkan selesai pada 2019 mendatang akan menjadi contoh proyek lain menggedepankan produk dalam negeri. Meskipun masih ada kekurangan, namun langkah ini bisa menunjukan kemampuan Indonesia untuk bersaing.

"Cara begini akan kita bawa ke proyek lain. Jadi create Indonesia, manufacture Indonesia. Kalau ada yang kurang sedikit biar lah, karena ini produk dalam negeri. Kita harus mulai menunjukkan kalau Indonesia bangkit dalam industrinya," pungkasnya.


(ABD)