Kadin Ajak Investor AS Investasi di Sektor Pariwisata dan Perikanan

Eko Nordiansyah    •    Kamis, 02 Nov 2017 15:46 WIB
kadinindonesia-as
Kadin Ajak Investor AS Investasi di Sektor Pariwisata dan Perikanan
Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P Roeslani. (FOTO: ANTARA/Puspa Perwitasari)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai jika Presiden Joko Widodo berkomitmen untuk fokus pada ekonomi dengan tujuan mengurangi kesenjangan, pemberantasan kemiskinan dan menciptakan lapangan kerja. Hal ini mencakup redistribusi aset dan reforma agraria, modal dan akses keuangan, dan pengembangan sumber daya manusia.

Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P Roeslani mengatakan, perikanan dan sektor pariwisata diharapkan menjadi mesin pertumbuhan. Pasalnya kedua sektor ini dinilai tidak selalu membutuhkan bahan baku impor namun memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat secara langsung.

"Kami sangat percaya bahwa pariwisata adalah sektor penting yang memiliki dampak besar pada pembangunan ekonomi negara, seperti Indonesia. Karena akan membuat penciptaan lapangan kerja dan pendapatan, dan akhirnya meningkatkan kesejahteraan untuk masyarakat," ujarnya di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta Pusat, Kamis 2 November 2017.

Oleh karena itu, Kadin Indonesia menyambut keputusan pemerintah yang mengutamakan pengembangan sektor pariwisata, sejalan dengan pengembangan infrastruktur. Dirinya mendukung terwujudnya target untuk industri pariwisata di 2019 yaitu 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia.




"Untuk tujuan ini pemerintah memiliki 10 tujuan wisata prioritas. Kemampuan ekonomi Indonesia untuk target tersebut, untuk pariwisata akan sangat tergantung pada ketersediaan investasi untuk mengembangkan infrastruktur yang dibutuhkan dan terkait industri pendukung yang menciptakan kenyamanan bagi wisatawan," jelas dia.

Selain itu, pemerintah juga memberikan perhatian khusus untuk meningkatkan industri perikanan di Indonesia. Terlebih lagi, industri ini menjanjikan keuntungan untuk perekonomian Indonesia didukung dengan adanya kelimpahan sumberdaya perikanan untuk dibudidayakan.

"Namun, kami tidak boleh lengah dari potential industri laut lainnya, seperti pengiriman, pertambangan dan wisata bahari. kami sangat percaya bahwa ada potensi besar untuk pertumbuhan dan mengembangkan lebih lanjut perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Amerika Serikat," pungkasnya.


(AHL)

Petaka di Gedung Bursa

Petaka di Gedung Bursa

15 hours Ago

77 orang terluka dalam insiden ambruknya selasar di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). Polisi m…

BERITA LAINNYA