Praktek Waralaba Bantu UKM Modal Terbatas Kembangkan Usaha

Eko Nordiansyah    •    Jumat, 25 Nov 2016 12:54 WIB
pameran waralaba
Praktek Waralaba Bantu UKM Modal Terbatas Kembangkan Usaha
Ilustrasi UMKM. (ANTARA FOTO/Feny Selly)

Metrotvnews.com, Jakarta: Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) mencatat selama 25 tahun ini pertumbuhan waralaba Indonesia cukup pesat. Percepatan ini ditopang oleh semakin mudahnya pelaku usaha untuk membuka gerai waralaba di berbagai daerah di Indonesia.

Ketua AFI Anang Sukandar mengatakan, usaha waralaba merupakan konsep pemasaran dan perluasan strategi bisnis yang unggul. Model usaha ini membantu usaha kecil dan menengah (UKM) dengan modal terbatas mampu mengembangkan usaha dengan cepat.

"Praktek waralaba ini telah terbukti membantu UMKM. Bermodal terbatas mampu mengembangkan usahanya dengan cepat dan bersaing dengan pelaku usaha modal kuat," kata Anang di JCC, Senayan, Jakarta, Jumat (25/11/2016).




Saat ini ada sekira 698 waralaba dengan jumlah gerai sebanyak 24.000, yang terdiri dari 63 persen waralaba dan Business Opportunity (BO) lokal, serta 37 persen waralaba asing. Dengan omzet mencapai nominal Rp172 triliun.

Dengan jumlah tersebut, waralaba telah menyerap lebih dari 90.000 tenaga kerja di Indonesia. Sehingga, sektor ini diharapkan mampu menjadi salah satu pendorong perputaran ekonomi secara luas dan merata, baik dari pembelanjaan langsung maupun tidak langsung.

"Maka waralaba bisa menjadi salah satu agen pemerataan ekonomi yang baik dan menggerakan ekonomi sampai ke pelosok-pelosok. Maka tidak berlebihan bahwa waralaba merupakan sebuah praktek penerapan ekonomi kerakyatan seperti diamanatkan UUD 1945 pasal 33," jelas dia.

Untuk itu, dirinya berharap jika usaha waralaba di Indonesia bisa terus berkembang. Hal ini akan lebih baik jika didukung dengan penerbitan peta jalan (roadmap) pengembangan waralaba jangka panjang oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag).

 


(AHL)