Selama September Rupiah Perkasa terhadap Empat Mata Uang Dunia

Suci Sedya Utami    •    Senin, 17 Oct 2016 18:05 WIB
kurs rupiah
Selama September Rupiah Perkasa terhadap Empat Mata Uang Dunia
Rupiah. ANT/Rosa Panggabean.

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) melansir nilai tukar Rupiah mengalami penguatan atau terapresiasi terhadap beberapa mata uang dunia pada September 2016.

Penguatan terjadi tehadap mata uang dolar AS sebesar 2,27 persen, dengan penguatan rata-rata terjadi pada minggu keempat mencapai Rp12.937 per USD, dengan penguatan tertinggi terjadi Rp12.821 per USD.

"Penguatan terendah di Gorontalo sebesar Rp13.180 per USD," kata Kepala BPS Suhariyanto di kantor pusat BPS, Jakarta Pusat, Senin (17/10/2016).

Mata uang Garuda juga ikut menguat terhadap dolar Australia sebesar 0,73 persen dengan level tertinggi rata-rata Rp9.858 per AUD dengan penguatan tertinggi di Provinsi Kalimantan Utara sebesar Rp9.443 per AUD.

Rupiah juga mengalami penguatan dengan mata uang Yen Jepang. Rupiah mengalami penguatan sebesar 0,38 persen dengan level tertinggi rata-rata sebesar Rp128,05 per Yen. Penguatan tertinggi terjadi di Provinsi NTT sebesar Rp121,50 per Yen.

Penguatan Rupiah pun terjadi pada mata uang Euro sebesar dua persen dengan level tertinggi rata-rata Rp14.502 per Euro. Penguatan tertinggi terjadi di Provinsi Sulawesi Tengah sebesar Rp14.218 per Euro.

Deputi Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Sasmito Hadi Wibowo menilai penguatan rupiah salah satunya dipengaruhi oleh kebijakan tax amnesty yang menyebabkan likuiditas uang dalam negeri lebih banjir karena adanya uang yang masuk dan utamanya berasal dari repatriasi.

"Tapi tax amnesty juga besar, jadi balance," tambah Sasmito.


(SAW)