Semen Indonesia Ambil Alih Saham Holcim Indonesia

   •    Selasa, 13 Nov 2018 09:38 WIB
semen indonesiaholcim indonesia
Semen Indonesia Ambil Alih Saham Holcim Indonesia
Sejumlah pekerja tengah melakukan bongkar muat semen Holcim di Palbuhan Sunda Kelapa, Jakarta (MI/USMAN ISKANDAR)

Jakarta: PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) atau Semen Indonesia mengumumkan telah menandatangani perjanjian pengikatan jual beli bersyarat atau conditional sales & purchase agreement. Aksi itu untuk mengambil alih sejumlah 6,1 miliar lembar saham atau setara 80,6 persen saham PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) atau Holcim Indonesia.

Aksi ambil alih saham itu memiliki nilai USD917 juta (harga disesuaikan berdasarkan kondisi pada saat penyelesaian transaksi) pada 12 November pukul 19.00 WIB. Transaksi akuisisi ini dilakukan melalui PT Semen Indonesia Industri Bangunan (SIIB) yang merupakan anak perusahaan Semen Indonesia.

Direktur Utama Semen Indonesia Hendi Prio Santoso menyampaikan tujuan strategis atas aksi korporasi ini yakni untuk mempertahankan posisi sebagai market leader di Indonesia. Pihaknya bersyukur dapat mengumumkan transaksi pengambilalihan saham yang transformasional bagi Semen Indonesia Group.

"Dalam situasi industri semen nasional yang semakin kompetitif, kombinasi antara Semen Indonesia dan Holcim Indonesia akan membuat foot print kami semakin besar dan kuat," kata Hendi, seperti dikutip dari keterangan resminya, Selasa, 13 November 2018.

Hendi menambahkan akuisisi ini akan memperkuat jaringan penjualan dan produksi yang lebih luas, meningkatkan kemampuan untuk menawarkan produk yang semakin beragam bagi para pelanggan, dan menawarkan berbagai peluang yang lebih baik bagi para karyawan, pemasok, para rekanan, dan pemangku kepentingan perusahaan.

"Selain akan menjadikan Semen Indonesia Group sebagai perusahaan semen terbesar di kawasan Asia Tenggara dengan kapasitas 53 juta ton semen per tahun, transaksi ini juga merupakan wujud nyata sumbangsih BUMN dalam meningkatkan ketahanan industri semen nasional yang akan mendukung pembangunan berkesinambungan di Tanah Air," tuturnya.

Berdasarkan POJK 9/2018, setelah transaksi pengambilalihan saham ini terlaksana, Semen Indonesia akan menyampaikan pernyataan Penawaran Tender Wajib atas 1.483.287.180 lembar saham (atau setara 19,4 persen) kepemilikan saham Holcim Indonesia yang dimiliki oleh pemegang saham publik, kepada OJK.

Adapun Holcim Indonesia merupakan perusahaan semen terbesar ketiga di Indonesia dengan memiliki empat pabrik semen dengan kapasitas 14,8 juta ton per tahun dan 30 fasilitas ready-mix. Pengambilalihan saham Holcim Indonesia ini semakin memperkuat posisi Semen Indonesia di pasar domestik.

Semen Indonesia akan dapat memperluas jaringan pabrik semennya di dalam negeri, memperluas diversifikasi jenis produk yang ditawarkan, meningkatkan efisiensi khususnya biaya distribusi dan bahan baku, sekaligus memperkuat posisi bisnis ready-mix dengan berbagai variasi produk dan solusi yang dapat meningkatkan nilai tambah kepada para stakeholder.


(ABD)