Bankir Proyeksikan Pertumbuhan Kredit Datar di 2019

Annisa ayu artanti    •    Kamis, 06 Dec 2018 10:21 WIB
bank mandiri
Bankir Proyeksikan Pertumbuhan Kredit Datar di 2019
Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo (MI/RAMDANI)

Jakarta: Pertumbuhan penyaluran kredit diproyeksikan hanya mencapai sekitar 13-14 persen di 2019 atau tidak jauh berbeda dengan capaian di 2018. Kondisi tersebut tidak terlepas dari perkembangan ekonomi dunia dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia.

"Kita berekspektasi mungkin akan datar atau bahkan sedikit menurun dari tahun ini," kata Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo, saat ditemui di Ballroom Kempinski, Jakarta, Rabu malam, 5 Desember 2018.

Tiko sapaan akrabnya menjelaskan pertumbuhan kredit yang datar dan cenderung menurun itu terjadi karena likuiditas perbankan mulai terbatas dan persaingan dana yang lebih ketat di tahun depan. Hal itu yang membuat bank kian sulit menyalurkan kredit lantaran tidak diimbangi dengan masuknya Dana Pihak Ketiga (DPK).

"Karena memang likuiditasnya mungkin agak sedikit ketat. Karena Loan to Deposit Ratio (LDR) kan sudah 192 persen," sebut dia.

Namun, setelah Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Idulfitri 2019, Tiko memprediksi likuiditas kembali longgar. Usai dua momen besar itu, Tiko melihat akan banyak aliran dana yang masuk melalui pasar saham. Portofolio itu yang menjadi harapan di tahun depan.

"Kita berharap bahwa nanti mulai masuk dana asing ke bursa. Ini ada harapan ada sumber pertumbuhan uang yang baru dari portofolio yang masuk. Jadi harapan tahun depan, setelah Lebaran dan Pilpres semoga nanti likuiditas bisa melonggar," tutur dia.

Di sisi lain, masih kata Tiko, diharapkan kebijakan Giro Wajib Minimum (GWM) average terus dilanjutkan guna menjaga likuiditas tetap terjaga pada semester I-2019 atau saat Pilpres dan Lebaran Idulfitri berlangsung.

"Supaya ada ruang ekspansi menggunakan dana yang ada di neraca perbankan," pungkas dia.


(ABD)


Pengalihan Komando BP Batam Disebut Membuat Gaduh

Pengalihan Komando BP Batam Disebut Membuat Gaduh

1 day Ago

Pengalihan komando Pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam kepa…

BERITA LAINNYA