Pasar Properti Lesu

Penjualan Intiland hanya Rp319 Miliar di Kuartal I-2017

Dian Ihsan Siregar    •    Kamis, 18 May 2017 19:38 WIB
intiland development
Penjualan Intiland hanya Rp319 Miliar di Kuartal I-2017
Illustrasi. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa.

Metrotvnews.com, Jakarta: Sepanjang tiga bulan pertama di 2017, PT Intiland Development Tbk (DILD) telah memperoleh nilai penjualan sebesar Rp319 miliar, atau setara 13,86 persen dari target penjualan sebesar Rp2,3 triliun di tahun ini.

Lemahnya penjualan di kuartal I tahun ini, diakui Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi Intiland Archied Noto Pradono karena melanjutkan pelemahan sektor properti sejak dua tahun terakhir belakangan ini. Dengan begitu, penjualan yang diraih belum memuaskan.

Penurunan penjualan juga berimbas penundaan peluncuran dan pemasaran dua properti yang dimiliki perseroan. Sebetulnya dua properti itu ditargetkan awal akan dirilis pada akhir 2016.

Tahun lalu seharusnya ada launching properti kami yang ada di Jakarta dan Surabaya, yang kami tunda mengingat pasar belum bergairah. Karena itu penjualan belum bisa kami capai," ungkap Archied, ditemui usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perseroan Tahun Buku 2016 di kantor pusat Intiland, Jakarta, Kamis 18 Mei 2017.

Untuk menggenjot penjualan, menurut dia, perseroan memiliki rencana meraih pendapatan dari segmen properti investasi. Perusahaan menilai segmen tersebut memberikan stabilitas operasional dan pertumbuhan dalam jangka panjang.

Penjualan properti yang dikumpulkan perseroan di kuartal satu tahun ini memang turun sekitar 32 persen bila dibanding kuartal IV-2016. Meski begitu, nilai penjualan hingga akhir Maret tahun ini jauh lebih baik bila dibanding kuartal I-2016 yang mencapai Rp100,1 miliar.

Jika melihat secara keseluruhan pendapatan usaha, perseroan membukukan sebesar Rp398,7 miliar, atau tergerus 32,3 persen dari porsi pendapatan usaha sebesar Rp588,7 miliar per Maret 2016. "Tapi ada tambahan pendapatan sebesar Rp1,3 triliun yang belum dimasukkan dan akan dibukukan pada laporan pembukuan akhir 2017 dari penjualan yang sudah terjadi," pungkas Achied.

Perseroan telah menempuh sejumlah langkah strategis demi meningkatkan kinerja usaha. Dari sisi penjualan, perseroan fokus memasarkan inventori dari setiap proyek. Selain akan meluncurkan dua proyek di tahun ini, perseroan masih akan melanjutkan proyek-proyek yang sedang berjalan.


(SAW)