Bank Mandiri Bentuk Tim Cegah Dampak Serangan Wannacry Ransomware

Eko Nordiansyah    •    Senin, 15 May 2017 16:41 WIB
wannacry
Bank Mandiri Bentuk Tim Cegah Dampak Serangan <i>Wannacry Ransomware</i>
Bank Mandiri. MI/ANGGA YUNIAR.

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Bank Mandiri (Persero) Tbk membentuk tim guna mencegah dampak yang ditimbulkan daripada serangan malware wannacry ransomware. Serangan ini diketahui dapat menyebabkan kehilangan data yang ada pada komputer yang terhubung ke jaringan internet.

Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri, Rohan Hafas mengatakan, pihaknya telah melakukan beberapa langkah antisipasif. Di antaranya dengan memonitor sistem perseroan oleh team Command Center dan Security.

"Kami juga menggunakan beberapa consultant security untuk membantu. Gerakan malware dan attacker dipantau di tools monitor kami," jelas dia kepada Metrotvnews.com, di Jakarta, Senin 15 Mei 2017.

Selain itu, bank plat merah ini juga mengirimkan pesan ke pegawai terkait antisipasi hal ini agar bisa berhati-hati. Namun hingga saat ini Bank Mandiri belum menemukan adanya gangguan yang disebabkan oleh malware wannacry ransomware.

"Kami juga membuat posko untuk mengkoordinasi semua tindakan antisipasif dan jika ada laporan atau insiden. Hingga saat ini semua berjalan normal di seluruh Bank Mandiri," kata Rohan.

Sekadar diketahui, wannacry menginfeksi sebuah komputer dengan meng-encrypt seluruh file yang ada di komputer tersebut dan dengan menggunakan kelemahan yang ada pada layanan SMB bisa melakukan eksekusi perintah lalu menyebar ke komputer windows lain pada jaringan yang sama.

Semua komputer yang tersambung ke internet yang masih memiliki kelemahan ini apalagi komputer yang berada pada jaringan yang sama memiliki potensi terinfeksi terhadap ancaman Wannacry.

Dari tampilan diketahui bahwa Wannacry meminta ransom atau dana tebusan agar file-file yang dibajak dengan enkripsi bisa dikembalikan dalam keadaan normal lagi. Dana tembusan yang diminta adalah dengan pembayaran bitcoin yang setara dengan USD300.

Wannacry memberikan alamat bitcoin untuk pembayarannya. Di samping itu juga memberikan deadline waktu terakhir pembayaran dan waktu dimana denda tebusan bisa naik jika belum dibayar juga.



(SAW)