Mendag: Kenaikan Harga Sembako karena Persepsi

Arif Wicaksono    •    Rabu, 17 May 2017 16:23 WIB
harga sembako
Mendag: Kenaikan Harga Sembako karena Persepsi
Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita. MI/Galih Pradipta.

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mengatakan bahwa persepsi menjadi salah satu faktor penentuan kenaikan harga sembako. Dia mengatakan ini menjadi penentu ketika faktor supply dan demand sudah terpenuhi dengan baik. 

"Persepsi jadi faktor penentu, Karena persepsi maka tiga bulan sebelum lebaran (sembako) pasti naik. Sudah terpola dalam pemberitaan," kata dia usai berkunjung ke Media Grup, seperti diberitakan Rabu 17 Mei 2017.

Dia mengatakan bahwa harga daging dikabarkan naik, padahal ada daging impor beku dari India yang harganya jauh lebih murah di pasaran. Hal ini yang tak diperhatikan dalam pemberitaan yang hanya mempercayai ucapan pedagang tanpa mengkritisinya. 

"Daging naik tapi ada daging beku enggak disitu yang harganya lebih murah, saya tanya kenapa bisa naik? Padahal kita sudah impor," jelas dia.

Dia mengatakan bahwa keseimbangan supply and demand patut dijaga pemerintah. DIa mengatakan bahwa pemerintah akan berusaha menjaga tujuh komoditas gula, minyak, bawang merah, beras, dan daging sapi.

"Kalau telur dan ayam saya biarkan naik untuk menutupi rugi mereka karena kelebihan pasokan (diluar lebaran) harganya selalu turun," jelas dia.



(SAW)