Enam BUMN Tambah Rugi setelah Dikucurkan Modal Negara

Suci Sedya Utami    •    Kamis, 07 Sep 2017 17:43 WIB
bumn
Enam BUMN Tambah Rugi setelah Dikucurkan Modal Negara
Menkeu Sri Mulyani. MTVN Suci Sedya Utami.

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan ada enam Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mengalami kerugian lebih besar setelah diberikan dikucurkan penanaman modal negara (PMN). Padahal pemberian PMN dilakukan pemerintah agar bisa menciptakan peningkatan modal perusahaan yang tentunya digunakan untuk mendorong program prioritas ekonomi nasional.

Dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI, Ani sapaan akrabnya, menyebutkan BUMN tersebut di antaranya PT Dok Perkapalan Surabaya (Persero), PT Dirgantara Indonesia (Persero), PT Perkebunan Nusantara X (Persero), PT. Perkebunan Nusantara IX (Persero), PT Perkebunan Nusantara VII (Persero), serta PT Perkebunan Nusantara III (Persero).

"Enam BUMN yang sudah mendapatkan PMN kerugiannya malah bertambah," kata Ani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis 7 September 2017.

Ani mengatakan dirinya telah meminta Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo bersama Dirjen Kekayaan Negara Isa Rachmatarwata untuk mengumpulkan para BUMN penerima PMN untuk memeriksa penggunaan PMN.

"Kita juga minta mereka melakukan audit untuk tujuan tertentu untuk mendapatkan gambaran bagaimana menjelaskan PMN yang jadikan kinerja BUMN lebih buruk," jelas dia.

Selain itu, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini juga menyebutkan ada empat BUMN yang tingkat kerugiannya mengecil setelah dapat PMN.

Dia bilang, dari 56 perusahaan pelat merah yang mendapat PMN, 26 di antaranya mengalami kenaikan laba bersih. Sementara sembilan BUMN plus LPEI mengalami penurunan laba bersih dibanding tahun sebelumnya.



(SAW)