Bisnis Cold Storage Prospektif

   •    Selasa, 20 Jun 2017 09:53 WIB
properti
Bisnis <i>Cold Storage</i> Prospektif
Ilustrasi cold storage di Jepang. (FOTO: Kabul Indrawan/MetroTV)

Metrotvnews.com, Jakarta: Salah satu bentuk investasi properti yang masih sangat dibutuhkan, yaitu cold storage.

Gudang penyimpanan makanan bersuhu -25 derajat celsius berguna sebagai pengawetan alami berbagai produk pangan. Kebutuhan terhadap cold storage juga dirasakan importir daging PT Suri Nusantara Jaya (SNJ).

Perusahaan ini pernah kesulitan menyimpan daging karena cold storage yang ada penuh. Karena itu, SNJ berniat membangun cold storage lagi seluas 1 hektare pada tahun depan di kawasan industri Lippo Cikarang.

Padahal, perusahaan baru saja membangun cold storage seluas 2,5 hektare (ha) pada Oktober 2016 di lokasi yang sama.

Baca: Swasta Diimbau Bangun Cold Storage

"Nilai investasinya sekitar 160 miliar," ujar Direktur Utama SNJ, Dimas Wibowo, Senin 19 Juni 2017.

Meskipun baru dibangun, kapasitas gudang itu sudah 80 persen terisi. Selain berisi daging impor milik sendiri, SNJ juga menyewakan sebagian gudang itu ke pihak lain, antara lain Bulog yang menitipkan daging dan perusahaan es krim.

Harga sewanya lumayan sekitar Rp10 ribu-Rp15 ribu per palet per bulan. Dimas mengaku perputaran bisnis cold storage tersebut sudah menguntungkan.

Menurut Dimas, kendala dana investasi yang besar menjadi penghambat pembangunan cold storage padahal kebutuhannya cukup besar. (Media Indonesia)


(AHL)