Pemerintah Sediakan Rp15,5 Triliun Bangun Jalan Trans Papua

   •    Rabu, 19 Apr 2017 12:37 WIB
papuajalanekonomi daerah
Pemerintah Sediakan Rp15,5 Triliun Bangun Jalan Trans Papua
Ilustrasi (MI/PANCA SYURKANI)

Metrotvnews.com, Wamena: Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyebut pemerintah melalui Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyediakan dana sebesar Rp15,5 triliun untuk pembangunan jalan trans Papua. Pembangunan ini diharapkan memberi efek positif bagi pergerakan ekonomi di daerah setempat.

"Presiden mengucurkan dana Rp15,5 triliun untuk pembangunan 4.325 kilometer jalan trans Papua," kata Wakil Ketua Umum Bidang Koordinator Wilayah Timur Kadin Andi Ruman N Karumpa, seperti dikutip dari Antara, di Wamena, Papua, Rabu 19 April 2017.

Dari 4.325 kilometer itu, kata Andi, yang sudah diselesaikan pengerjaannya sepanjang 3.625 kilometer. "Jadi masih tersisa 700 kilometer yang akan tersambung di akhir periode Presiden di 2019," tuturnya seraya menambahkan bahwa pembangunan jalan trans Papua merupakan komitmen Presiden untuk membangun Indonesia, khususnya Papua.

Sebelumnya, Anggota Komisi I Bidang Pemerintahan, Hukum dan HAM DPR Papua Wilhelmus Pigai menilai pembangunan jalan trans Papua memberikan dampak positif terutama dalam bidang pembangunan di wilayah pedalaman Papua.

"Visi Nawacita Presiden Joko Widodo ini sangat baik yang perlu kita apresiasi apalagi komitmennya untuk membangun Indonesia dari pinggiran khususnya di wilayah paling ujung Nusantara," kata Wilhelmus.

Ia menambahkan, pembangunan jalan trans Papua merupakan solusi dalam membuka daerah-daerah terisolir yang selama ini tidak terjangkau pembangunan. Selain itu, diharapkan dampak positif lain seperti mengatasi kesenjangan harga kebutuhan pokok dan BBM di wilayah pedalaman Papua yang sampai saat ini masih menjadi persoalan dapat terpecahkan.

"Supaya visi terbaik ini bisa berjalan dengan baik maka perlu dukungan dari semua pihak baik pemerintah pusat, daerah termasuk stakeholders Papua lainnya sampai di tingkat kampung. Sehingga berbagai macam hambatan dan ancaman dapat dilihat secara baik dan dituntaskan," pungkasnya.

 


(ABD)