Alam Sutera Bidik Pertumbuhan Pendapatan 30% .

Dian Ihsan Siregar    •    Minggu, 17 Sep 2017 20:28 WIB
alam sutera realty
Alam Sutera Bidik Pertumbuhan Pendapatan 30%  .
Illustrasi. MI/Susanto.

Metrotvnews.com, Tangerang: PT Alam Sutera Realty (ASRI) membidik pertumbuhan pendapatan (revenue) sebesar 30 persen di tahun ini. Artinya, perseroan bisa meraih pendapatan sebesar Rp3,51 triliun, dari porsi ‎Rp2,7 triliun di 2016.

"Pertumbuhan pendapatan 30 persen bila dibanding tahun lalu. Tahun lalu pendapatan Rp2,7 triliun. Harusnya bisa sih sudah on the track," ‎tutur Head Corporate Finance & Investor Relation ‎Alam Sutera Realty Edward Ariadi Tanuwijaya, di kawasan Kota Ayodhya, Tangerang, Minggu 17 September 2017.

Pendapatan yang diharapkan naik‎, bilang Edward, akan memberikan dampak yang besar bagi kinerja laba bersih perseroan. Paling tidak, manajemen menargetkan pertumbuhan laba bisa mencapai 25 persen dari porsi tahun lalu yang hanya mencapai Rp508,8 miliar.

Jika dihitung kenaikan 25 persen, itu artinya laba yang bisa didapatkan Alam Sutera mencapai Rp635 miliar di tahun ini. Laba tahun lalu perseroan sendiri mengalami penurunan, dari Rp595,5 miliar di 2015 menjadi ‎Rp508,8 miliar.

"Harusnya bisa, sudah on the track, ‎properti market tahun lalu bisa dibilang agak rendah. Kenaikan lah (tahun ini). Maksudnya tahun lalu penjualan sangat rendah," papar Edward.

Tingkat penjualan di tahun ini, ‎Edward mengakui, sebanyak 30 persen akan disumbang oleh proyek superblock Kota Ayodhya yang ada di Tangerang. Namun, masih banyak didapatkan dari penjualan rumah yang ada di kawasan Alam Sutera. 

Alam Sutera membangun ‎Kota Ayodhya di lahan seluas 16,6 hektare (ha).‎ Pada tahap pertama, perseroan telah berhasil membangun empat tower. Pembelian lahan dan pembangunan empat tower apartemen telah menelan dana lebih dari Rp1 triliun.

"Di‎ Alam Sutera tetap paling besar penyumbang untuk pendapatan perseroan, rata-rata rumah yang dijual di sana Rp2,5 miliar‎. Jadi banyak sumbangan di sana," terang Edward. 

Bukan hanya sebatas itu, penyumbang kinerja bisnis perseroan juga didapatkan dari The Tower yang ada di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. 

"Proyek di sini, perseroan telah membangun 50 lantai. Gedungnya sudah jadi. Tinggal jualannya saja. Banyak yang sudah menginginkan, tenant datang dari lokal. Banyak dari grade A yang datang‎ dari perbankan. Ada juga bisnis-bisnis consumer," tutup Edward.



(SAW)