Ekonom: Daya Beli Masyarakat Masih Lanjut Melemah hingga 2018

Dian Ihsan Siregar    •    Senin, 04 Dec 2017 21:00 WIB
daya beli masyarakat
Ekonom: Daya Beli Masyarakat Masih Lanjut Melemah hingga 2018
Illustrasi. MI/ROMMY PUJIANTO.

Jakarta: Ekonom Indef Enny Sri Hartati memproyeksikan, tingkat daya beli masyarakat Indonesia masih belum mengalami perbaikan hingga 2018. Dengan begitu, daya beli masyarakat masih akan melemah di tahun depan.

Enny menyebutkan, salah satu faktor penyebab daya beli masih lesu di sepanjang tahun depan, karena  masih tingginya angka pengangguran.

"Ketersediaan lapangan kerja masih di bawah capacity (kapasitas), banyak pengangguran terselubung yang sumber pendapatannya terbatas. Maka indeks keyakinan mendapatkan pekerjaan masih 80 persen kan sekarang, ini akan pengaruhi daya beli masyarakat di 2018," ujar Enny, di‎temui di Graha CIMB Niaga, Jakarta, Senin, 4 Desember 2017.

Menurut Enny, ‎ketersediaan lapangan kerja sangat mempengaruhi tingkat pola konsumsi masyarakat. Sedangkan lapangan kerja masih kurang memenuhi tenaga kerja di negara ini.

Kemudian, bilang Enny, faktor lain yang mempengaruhi daya beli masyarakat di tahun depan, yakni ‎stabilitas harga kebutuhan barang pokok.

"Lalu stabilnya harga kebutuhan pokok, apalagi sekarang PLN mau ada penyederhanaan segala macam. Sekarang berbagai macam infrastruktur dibangun, sektor riil kita terpuruk," pungkas Enny.

 


(SAW)