Indonesia Buka Perjanjian Dagang dengan Rumania

Annisa ayu artanti    •    Jumat, 13 Oct 2017 14:09 WIB
indonesia-rumania
Indonesia Buka Perjanjian Dagang dengan Rumania
Indonesia Buka Perjanjian Dagang dengan Rumania. (FOTO: MTVN/Annisa Ayu Artanti)

Metrotvnews,com, Tangerang: Pemerintah Indonesia membuka perjanjian dagang bilateral dengan pemerintah Rumania untuk memperluas volume perdagangan di kawasan Eropa.

Setelah menemui Sekretaris Negara untuk Investasi Asing Rumania, Paula Pirvanescu, Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita menyampaikan beberapa hal penting yang disampaikan kepada Rumania. Salah satunya kesempatan dagang Indonesia ke Rumania.

"Tapi bilateral kita dengan Rumania kita coba siapkan. Segera akan kita lakukan. Mereka harapkan kita datang ke sana untuk delegasi bisnis. Untuk melihat kesempatan lain, jadi tidak hanya kita mengekspor, karena tentu mereka sama dengan kita ada impor dan bikin kerja sama joint venture di sini," jelas Enggar saat ditemui Tradexpo Indonesia 2017, ICE, BSD City, Tangerang, Jumat 13 Oktober 2017.

Enggar menyebutkan, neraca perdagangan Indonesia dengan Rumania dari tahun ke tahun tercatat surplus. Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, neraca perdagangan Indonesia-Rumania surplus USD45,78 juta dengan nilai ekspor dan impor masing-masing sebesar USD70,71 juta dan USD24,92 juta.

Ekspor terbesar yang dilakukan Indonesia ke Rumania adalah karet, elektronik, dan kertas. Sementara impor dari Rumania terbanyak adalah sereal, mesin dan peralatan, serta pesawat.

Selain itu, Enggartisato mengungkapkan, dari pertemuan tersebut bahwa Rumania membutuhkan tenaga terampil. Saat ini tenaga terampil terbanyak datang dari Filipna. Rumania ingin Indonesia masuk di bidang jasa seperti itu.

"Mereka membutuhkan skill workers, dia juga menyampaikan banjirnya banyak dari Filipina. Nah mereka mengatakan mengapa Indonesia tidak? Nah dia melihat potensi yang dimiliki oleh skill workers. Kami mau lebih banyak kepada manajemen," kata Enggar.

Enggar menambahkan, Rumania juga tertarik agar kontraktor-kontraktor Indonesia untuk menggarap proyek-proyek di negeri tersebut. Tak hanya itu, Rumania juga tertarik dengan desain-desain makanan yang dibuat oleh Indonesia. Beberapa dari desain tersebut dijadikan contoh bagi pengusaha di sana.

"Kemudian yang berikutnya adalah mengundang kontraktor kita datang kecsana, untuk bekerja di sana. Catatan lain adalah mengenai desain, dalam satu tahun setelah bapak Presiden memerintahkan kami untuk membantu pedampingan packaging, dia sendiri yang mengatakan memang ada perubahan sehingga volumenya akan bertambah. Bahkan duta besar mengatakan saya beli beberapa contoh untuk kemudian selain dia sendiri tertarik, tapi dia akan menyampaikan juga kepada perusahaan-perusahaan," imbuh dia.

Di sisi lain, Indonesia juga meminta dukungan Rumania dalam mendorong terciptanya perjanjian Indonesia dengan Uni Eropa atau Indonesia-Uni Eropa Comprehensive Economics Partnership Agreement (IU-CEPA).

"Kita minta dukungan mereka untuk bisa untuk bisa mempercepat. Mereka bilang akan lakukan, hanya dia justru usul bagaimana kita secara simultan ada perjanjian bilateral. Nah, ini tentu kita merespons positif," pungkas dia.


(AHL)