Tiga Tokoh Inspirator Inklusi Keuangan

Ade Hapsari Lestarini    •    Kamis, 18 Jan 2018 23:28 WIB
ojkinklusi keuangan
Tiga Tokoh Inspirator Inklusi Keuangan
OJK terus meningkatkan literasi inklusi keuangan. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menganugerahi tiga orang sebagai tokoh inspirator inklusi keuangan 2018 melalui pengembangan klaster perikanan, BUMDes, dan LKM syariah.

Mengutip siaran persnya, Kamis malam, 18 Januari 2018, tiga tokoh tersebut yakni Mohammad Nadjikh dari Gresik Jawa Timur, H Rasim, dan Mochammad Syaihul Izzat.

Mohammad Nadjikh.
Dirinya dinobatkan sebagai tokoh inspirator inklusi keuangan melalui pengembangan klaster perikanan. Sosoknya dinilai menginspirasi komunitas nelayan di Indonesia untuk menjadi enterpreneur sukses pada bidang perikanan dan pengolahan hasil laut.

Melalui usaha yang didirikannya (PT Kelola Mina Laut-KML Group) pada 1994, M Nadjikh saat ini mengelola 125 ribu nelayan, 600 UMKM (pengepul), dan menampung sekitar 14 ribu karyawan.

Memulai bisnis ikan teri yang saat ini menguasai 75 persen dari pangsa pasar ekspor ke Jepang, KML Group melebarkan sayap usahanya di Pulau Jawa, Madura, Maluku dan beberapa pulau lainnya di Indonesia di bidang industri makanan, agroindustri, ritel dan distribusi serta penangkapan ikan laut.

Dia memilih untuk tidak melebarkan bisnisnya pada usaha penangkapan ikan menggunakan kapal-kapal besar modern dengan tujuan mendukung nelayan tradisional, memutus rantai kemiskinan nelayan dan ketergantungan terhadap tengkulak.

Selain itu, M Nadjikh juga mengembangkan BMT (Baitul Mat wa Tamwil) untuk koperasi simpan pinjam nelayan yang akan membantu pengelolaan keuangan para nelayan yang diayominya. Bekerja sama dengan bank untuk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui program CSR dari KML Group kepada nelayan di Tempat Pelelangan Ikan.




H Rasim.
Tokoh inspirator inklusi keuangan pada bidang Pengembangan BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) ini merupakan Kepala Desa Langgongsari, Banyumas. Rasim mentransformasi empat hektare (ha) tanah bengkok/lahan tandus yang terbengkalai di sudut desa Langgongsari menjadi taman agrowisata dengan nama "Taman Mini Revolusi Mental".

Mulai dibangun sejak 2015 melalui Alokasi Dana Desa 2015 dan dikelola oleh BUMDes Bulak Barokah Desa Langgongsari, taman tersebut juga berfungsi sebagai "toko buah" yang sekaligus merupakan sekolah berbasis Teknologi Informasi (TI).

Dengan komitmennya untuk meningkatkan ekonomi pedesaan, Rasim mengalokasikan lebih dari 90 persen Alokasi Dana Desa 2017 yang diterima untuk mendukung BUMDes dalam melanjutkan pembangunan Taman Mini Revolusi Mental.

Dana tersebut digunakan untuk penanaman bibit durian Bawor, membuat underpass lokasi agrowisata, bibit kelapa, petai, tempat pengolahan gula, biogas, kandang sapi, dan sebagainya. Usaha yang dikelola BUMDes Bulak Barokah tersebut merupakan kiprah yang pertama menggunakan Teknologi Informasi (TI) serta menjadi daya tarik para investor.

Mochammad Syaihul Izzat.
Tokoh inspirator inklusi keuangan pada bidang Lembaga Keuangan Mikro Syariah ini adalah Ketua Pengurus LKM Syariah Berkah Rizqi Lirboyo yang merupakan satu dari sepuluh LMK Syariah tahap awal program "Pemberdayaan Masyarakat melalui Pendirian LKMS di sekitar Pesantren" yang diprakarsai oleh Lembaga Amid Zakat Nasional Bank Syariah Mandiri (LAZNAS BSM) Umat dan pendiriannya difasilitasi oleh OJK serta Pusat Inkubasi Bisnis Usaha Kecil (Pinbuk) pada 17 November 2017.

Dia mengawali kegiatan usahanya dengan memberikan pembiayaan kepada 20 nasabah yang telah menjalani tahapan pembentuk Kelompok Usaha Masyarakat sekitar Pesantren Indonesia (KUMPI).

Tercatat pada 21 Januari 2018, LKM Syariah Berkah Rizqi Lirboyo memiliki 205 nasabah yang terdiri atas 41 KUMPI yang memiliki 149 nasabah dengan nilai total pembiayaan sebesar Rp149 juta. Saat ini, LKM Syariah Berkah Rizqi Lirboyo merupakan LKM Syariah tahap awal yang melakukan aktivitas pemberdayaan masyarakat melalui penyaluran pembiayaan terbanyak.

LKM Syariah Berkah Rizqi Lirboyo terbilang aktif dan kreatif secara mandiri dalam menghidupkan aktivitas LKM Syariah di lingkungan Pesantren Lirboyo Kediri.

 


(AHL)


Pengalihan Komando BP Batam Disebut Membuat Gaduh

Pengalihan Komando BP Batam Disebut Membuat Gaduh

3 hours Ago

Pengalihan komando Pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam kepa…

BERITA LAINNYA