Sriwijaya Air Resmi Beroperasi di Maluku Tenggara

   •    Selasa, 26 Dec 2017 17:05 WIB
bandarapesawat
Sriwijaya Air Resmi Beroperasi di Maluku Tenggara
Ilustrasi (FOTO ANTARA/Rezky Purwono)

Langgur: Maskapai penerbangan Sriwijaya Air secara resmi akan mengoperasikan pesawatnya untuk melayani penerbangan dari dan ke Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), terhitung mulai 27 Desember 2017. Nantinya penerbangan perdana akan dilakukan dari Makassar, Sulawesi Selatan ke Langgur, Ibu Kota Malra, pulang pergi (PP).

"Dipastikan Sriwijaya Air akan mendarat perdana di Bandara Karel Sadsuitubun Malra, setelah maskapai memenuhi seluruh administrasi. Surat izin telah kami terima, apresiasi kami juga untuk Kepala Bandara yang turut andil mengurus administrasinya," kata perwakilan Sriwijaya Air Baltazar Erens Nussy, seperti dikutip dari Antara, di Langgur, Selasa, 26 Desember 2017.

Ia menjelaskan rute bandara internasional Sultan Hasanuddin (Makassar) ke bandara Karel Sadsuitubun pp diagendakan setiap Senin, Rabu dan Jumat. "Kalau nanti peminatnya ternyata banyak dan pelayanan berjalan baik, kami bisa tingkatkan jadi setiap hari," kata Baltazar.

Baltazar menambahkan, penerbangan dari dan ke Langgur merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah yang gencar mengembangkan sektor pariwisata di Indonesia. Diharapkan sektor pariwisata di daerah setempat bisa terus tumbuh dan nantinya mendukung perekonomian nasional.

"Kami telah lama melirik Langgur karena menyimpan banyak atraksi keindahan alam, bahari dan budaya. Selain menambah daftar destinasi wisata yang dimiliki Sriwijaya Air Group, rute ini diharapkan dapat mendongkrak angka kunjungan wisatawan di Indonesia, khususnya di Maluku Tenggara," katanya.

Jadwal penerbangan Makassar-Langgur PP yakni berangkat dari Makassar pada pukul 03.00 WITA dan tiba di Langgur pada pukul 06.25 WIT. Rute sebaliknya yaitu berangkat dari Langgur pukul 07.15 WIT dan tiba di Makassar pada pukul 08.35 WITA.

Rute tersebut terkoneksi dengan penerbangan menuju Jakarta, Surabaya, Jogjakarta, Bali, Balikpapan, Banjarmasin, Berau, Kendari, Medan, Luwuk, Palembang, Bangka, Belitung, dan Semarang.

Penerbangan perdana rute Makassar-Langgur akan dilayani dengan menggunakan armada Boeing 737 500 yang memiliki kapasitas 120 kursi dan terdiri dari dua jenis kelas. Untuk kelas eksekutif ada delapan kursi sedangkan 112 kursi lainnya kelas ekonomi.

"Mengenai harga, kita mempunyai konstruksi harga karena kita mempunyai sistem soft classi (ada beberapa klas). Kelas ekonomi harga terendah Rp685.000 dan harga paling tinggi Rp2,2 juta. Kelas bisnisnya Rp2,3 juta sampai Rp2,6 juta," pungkas Baltazar.


(ABD)

Petaka di Gedung Bursa

Petaka di Gedung Bursa

15 hours Ago

77 orang terluka dalam insiden ambruknya selasar di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). Polisi m…

BERITA LAINNYA