H-3 Puasa, Harga Pangan Diperkirakan Mulai Naik

Erandhi Hutomo Saputra    •    Kamis, 10 May 2018 17:12 WIB
kenaikan hargapuasaRamadan 2018
H-3 Puasa, Harga Pangan Diperkirakan Mulai Naik
Sembako -- Foto: Antara/ Aditya Pradana Putra

Jakarta: Harga pangan sepekan menjelang puasa masih dalam kondisi stabil. Namun indikasi kenaikan secara berkala mulai terjadi pada H-3 sebelum puasa.

"Harga memang agak terdongkrak naik walau tidak banyak, tapi ada indikasi naik secara terus menerus. Belum (terlalu terlihat) karena demand-nya belum tinggi, permintaan tinggi itu H-3 jelang puasa," ujar Ketua Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) Abdullah Mansuri saat dihubungi di Jakarta, Kamis 10 Mei 2018.

Abdullah menyebut indikasi kenaikan harga pangan itu mulai tampak dari beberapa komoditas. Seperti daging ayam, seminggu sebelumnya harga daging ayam per kg masih dijual rata-rata Rp33 ribu, namun saat ini sudah mencapai Rp35 ribu. Selanjutnya, harga telur ayam per kg yang naik dari Rp24 ribu menjadi Rp25 ribu.

"Lalu minyak dari Rp11.900 ke Rp12.500, gula pasir Rp13 ribu, kalau daging (sapi) masih relatif terjaga," ungkapnya.

Dikutip dari Pusat Informasi Harga Pangan Nasional (PIHPS), kenaikan memang terjadi pada daging ayam ras segar sebesar 0,99 persen dengan harga jual rata-rata nasional Rp35.550. Untuk harga telur ayam di PIHPS, masih stabil di angka Rp24.800 per kg. Lalu minyak goreng curah sebesar Rp11.900 per kg, dan gula pasir lokal Rp12.500 per kg.

Untuk itu, Abdullah meminta pemerintah untuk segera mengantisipasi indikasi kenaikan harga tersebut agar tidak terjadi gejolak harga saat puasa dan lebaran.

"Potensinya naik, maka kalau tidak segera diantisipasi dikhawatirkan pas demand (permintaan) tinggi harga tidak bisa dikendalikan," kata Abdullah.

 


(Des)