Aprindo: Penjualan Baju Lebaran Alami Penurunan

Annisa ayu artanti    •    Kamis, 14 Jul 2016 17:01 WIB
industri tekstil
Aprindo: Penjualan Baju Lebaran Alami Penurunan
Wakil Ketua Aprindo Tutum Rahanta. (FOTO: MTVN/Nur Azizah)

Metrotvnews.com, Jakarta: Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia (Aprindo) menyatakan tradisi baju baru di Indonesia mendongkrak industri retail. Namun, Aprindo mencatat industri retail baju pada Lebaran 2016 mengalami penurunan.

Wakil Ketua Aprindo, Tutum Rahanta mengatakan industri retail terbagi menjadi dua yaitu retail food dan non-food. Untuk non-food yang biasa mendominasi saat Lebaran adalah retail baju karena memang Indonesia memiliki tradisi memakai baju baru saat Lebaran. Namun, prediksi peningkatan penjualan baju saat Lebaran kemarin justru meleset dari prediksi.

"Tahun jni kita lihat cukup baik. Prediksi meleset dikit tapi tidak kayak tahun lalu yang stok kita prediksi ternyata habis. Ini tidak terjadi," kata Tutum, saat ditemui di Kantor Kementerian Perdagangan, Jalan M.I Ridwan Rais, Jakarta, Kamis (14/7/2016).

Tutum menjelaskan, melesetnya perkiraan penjualan Lebaran tahun ini disebabkan oleh minat masyarakat yang membeli baju baru berkuraang. Sehingga mengakibatkan banyak stok pakaian yang tersisa.

"Harus disebarkan ke semua toko. Nah yang meleset, kalau tahun lalu pakaian kita perkirakan mininum 2,5-3 kali. Itu tidak tercapai jadi kita kelebihan stok," ujar Tutum.

Melesetnya perkiraan ini membuat perusahaan retail baju sedikit pusing. Mereka harus mencari akal untuk bisa menjual habis baju-baju tersebut. Salah satu cara yang ditempuh adalah dengan cara menyebar baju-baju sisa ke seluruh outlet.

"Itu tidak tercapai jadi kita kelebihan stok. Harus disebarkan ke semua toko," ujar dia.

Ia menambahkan, melesetnya perkiraan tersebut bukan hanya karena daya beli masyarakat turun. Tetapi juga karena adanya gejolak politik dan naiknya harga bahan dasar komoditas.

"Karena ada gejolak politik, komoditi dan lain-lainl. Jadi perkiraaan stok tidak terjadi," tutup dia.


(AHL)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

3 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA