BI Terbitkan Surat Edaran Kemudahan Layanan Keuangan Digital

Eko Nordiansyah    •    Selasa, 18 Oct 2016 08:36 WIB
ekonomi digital
BI Terbitkan Surat Edaran Kemudahan Layanan Keuangan Digital
Ilustrasi BI. (ANTARA FOTO/Rosa Panggabean)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bank Indonesia (BI) telah menerbitkan peraturan pelaksanaan yang bertujuan meningkatkan kemudahan Layanan Keuangan Digital (LKD) dan tertuang dalam Surat Edaran (SE) No.18/22/DKSP. SE ini meluncur usai diterbitkannya Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.18/17/PBI/2016.

Mengutip siaran pers yang dikeluarkan BI, Selasa, 18 Oktober, sejak diterbitkannya ketentuan mengenai LKD dua tahun lalu, perlu dilakukan upaya untuk lebih mengoptimalkan LKD dalam memperluas akses keuangan.

"Baik dari sisi penyelenggara maupun meningkatkan kenyamanan dalam penggunaan baik oleh masyarakat maupun untuk mendukung program Pemerintah," tambah dia.

SE tersebut memuat beberapa hal pokok yaitu pengaturan mengenai perluasan bank penyelenggara LKD, penerapan self registration, bulk registration, pelaksanaan uji coba bagi penerbit uang elektronik, serta kenaikan batas maksimum uang elektronik terdaftar (registered).

Peningkatan kemudahan tersebut bertujuan untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan dan kenyamanan bertransaksi, serta mendukung program penyaluran bantuan sosial yang dilakukan Pemerintah.

Sementara dari sisi penyelenggara LKD, kemudahan diberikan dengan membuka kesempatan menjadi penyelenggara LKD kepada bank yang masuk dalam kategori Bank Umum berdasarkan Kegiatan Usaha (BUKU) 3 dan BPD BUKU 1 dan 2 yang yang memenuhi syarat (sebelumnya, hanya BUKU 4 yang dapat menjadi penyelenggara).

Adapun untuk optimalisasi penggunaan LKD, batas maksimum uang elektronik registered juga ditingkatkan dari Rp5 juta menjadi Rp10 juta.

Sementara untuk mendukung penyaluran bantuan sosial, BI memperbolehkan dilakukannya registrasi secara massal (bulk registration) dan pengenalan pengguna jasa (Customer Due Diligence/CDD) yang lebih sederhana. Penerapan CDD lebih sederhana tersebut dilakukan melalui proses pencatatan data identitas, verifikasi, dan pemantauan yang disederhanakan terhadap calon Pemegang dan/atau Pemegang.

Dengan berbagai peningkatan kemudahan, penyaluran bantuan sosial serta kegiatan keuangan masyarakat melalui LKD diharapkan dapat semakin berjalan baik. Oleh karena itu, BI telah dan akan terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan perbankan dan pihak terkait lainnya.


(AHL)