Dana Repratriasi Diprediksi akan Mengalir ke RDPT dan Properti

Eko Nordiansyah    •    Selasa, 29 Nov 2016 19:22 WIB
tax amnesty
Dana Repratriasi Diprediksi akan Mengalir ke RDPT dan Properti
Illustrasi. ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf.

Metrotvnews.com, Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkirakan dana repatriasi dari program pengampunan pajak (tax amnesty) akan diivestasikan ke beberapa sektor. Para wajib pajak diprediksi akan memilih sektor keuangan yang likuid atau secondary market.

"Pasar uang kan lebih liquid dan kalau fix income lebih aman dibanding saham," kata Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Nurhaida di Djakarta Theater, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (29/11/2016).

Dirinya menambahkan, beberapa instrumen investasi yang bisa dijadikan pilihan adalah reksa dana atau Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT). Selain itu, para peserta tax amnesty bisa memilih secondary market.

"REI juga siapkan. Atau RDPT, tipikal investor tertentu akan masuk ke sana. Tapi kalau investor yang mau secondary market lebih besar mereka akan berpikir untuk masuk ke sana karena masih kecil," jelas dia.

Sementara itu, bagi peserta amnesti pajak yang berminat di sektor riil bisa memilih investasi di sektor properti. Misalnya saja dengan menyimpan dana repatriasi di Dana Investasi Real Estate (DIRE).

"Kayak DIREI biasanya yang bergerak di properti akan masuk ke sana. Tapi secara umum akan masuk ke produk-produk itu," pungkasnya.

Saat ini dana repatriasi amnesti pajak mencapai Rp143 triliun. Sementara dana deklarasi luar negeri sebesar Rp986 triliun dan deklarasi dalam negeri sebesar Rp2.830 triliun. Adapun dana tebusan yang diterima telah mencapai Rp98,9 triliun.


 


(SAW)