Jangan Takut Memulai Bisnis Tanpa Modal

Desi Angriani    •    Selasa, 29 Jan 2019 06:23 WIB
dunia usahasinar mas group
<i>Jangan Takut Memulai Bisnis Tanpa Modal</i>
Tung Desem Waringin. (FOTO: Medcom.id/Kautsar Widya)

Jakarta: Memulai bisnis tanpa modal bagi kaum milenial tidaklah mustahil. Hal ini bisa dipelajari dari kisah sukses pendiri Sinar Mas Group, Eka Tjipta Widjaja.

Ia memulai usaha dari nol sebagai makelar biskuit kaleng. Sedikit demi sedikit hasil dagangan ia kumpulkan untuk berinvestasi pada alat penunjang usahanya. Kerja keras dan kegigihan tersebut membawanya menjadi salah satu orang terkaya di Indonesia.

Pakar marketing Tung Desem Waringin mengatakan generasi milenial pun bisa melakukan hal serupa sebagai reseller dari berbagai produk. Tanpa modal, milenial bisa memanfaatkan media sosial, platform e-commerce, dan startup sebagai wadah mempromosikan barang secara gratis.

"Memulai bisnis tak harus berisiko besar, Pak Eka ini enggak perlu mengeluarkan uang, cukup jadi makelar doang. Sekarang juga bisa iklan pakai Facebook saja sudah bisa apalagi ada ongkos kirim gratis," katanya saat dihubungi Medcom.id di Jakarta, Senin, 28 Januari 2019.

Menurutnya, banyak golongan milenial justru terjebak dengan maindset berbisnis harus dengan modal besar. Hal itu malah membuat mereka malas untuk memulai sebuah usaha. Padahal begitu banyak peluang yang bisa dimanfaatkan lewat ekonomi digital.

Di samping itu, milenial lebih menyukai hal-hal berbau instan termasuk soal bisnis. Namun, bisnis instan tersebut lagi-lagi membutuhkan modal besar dan kolega yang tidak sedikit.

"Ada yang bisa instan seperti jual beli perusahaan kayak Ketua Umum Kadin Rosan Roeslani atau Pak Sandiaga Uno. Tetapi harus belajar ilmunya dulu terus bergaul dengan banyak pengusaha lainnya," imbuh dia.

Tung pun menyarankan milenial untuk menanggalkan gengsi serta menerapkan prinsip berusaha layaknya pendiri Sinar Mas Group. Kerja keras, kejujuran, kredibilitas, kegigihan dan tanggung jawab dipercaya bakal menciptakan Eka Tjipta lainnya di Indonesia.

"Berani dan punya prinsip mulai dari nol, wahai warga milenial enggak usah gengsi. Banyak cara dan peluang untuk berbisnis, perluas pergaulan dan hilangkan budaya gaya-gayaan," pungkas dia.

Adapun melalui tangan besinya, Eka Tjipta berhasil membangun kerajaan bisnis Sinar Mas Group dengan menggarap sejumlah sektor bisnis seperti properti, perkebunan, industri pengolahan, hingga keuangan.

Salah satu divisi bisnis yang terkenal dari Sinar Mas Group adalah Asia Pulp & Paper (APP), yang menaungi perusahaan-perusahaan penghasil pulp dan kertas Sinar Mas.

APP yang beroperasi di seluruh Indonesia merupakan salah satu penghasil pulp dan kertas terbesar di dunia, dengan kapasitas produksi sekitar 12 juta ton per tahun. Hingga saat ini, APP masih berdiri kokoh dan menjadi salah satu pemain besar yang terus menyokong kejayaan Sinar Mas Group.

 


(AHL)