Museum Bank Indonesia Diharapkan Mampu Hasilkan Devisa

Nia Deviyana    •    Sabtu, 03 Nov 2018 07:05 WIB
bank indonesia
Museum Bank Indonesia Diharapkan Mampu Hasilkan Devisa
Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara (Foto: Medcom.id/Eko Nordiansyah)

Jakarta: Meningkatnya jumlah generasi milenial yang mengunjungi Museum Bank Indonesia diharapkan mampu menjadi medium untuk memancing devisa, sejalan dengan menguatnya aktivitas pariwisata di Tanah Air. Adapun Bank Indonesia (BI) terus berupaya memperkuat posisi cadangan devisa sebagal alat stabilitas nilai tukar rupiah.

"Kegiatan wisata adalah kegiatan menambah devisa. Museum BI diharapkan bisa menjadi edukasi, dan dengan bantuan publikasi di media sosial oleh para milenial, diharapkan jadi salah satu tempat yang akan dikunjungi wisatawan mancanegara agar menghasilkan devisa," ujar Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Mirza Adityaswara, Jumat, 2 November 2018.

Mirza, dalam peresmian tata pamer baru Museum Bank Indonesia, menuturkan ada banyak hal yang bisa dipelajari generasi milenial saat mengunjungi Museum BI. Tak hanya soal mata uang di negara ini, tetapi juga soal kebijakan yang berkaitan dengan perbankan dikeluarkan dalam setiap situasi di negara ini.

"Beragam kebijakan BI dari masa ke masa divisualisasikan melalui tata pamer dengan menerapkan media teknologi yang interaktif dengan sarana komunikasi, edukasi, dan pembelajaran masyarakat," kata Mirza.

Perkembangan museum di dunia saat ini begitu pesat sejalan dengan ekspektasi masyarakat, khususnya generasi milenial yang merupakan mayoritas pengunjung museum. Namun, generasi milenial menginginkan museum yang adaptif terhadap perkembangan sosial dan teknologi.

Sejalan dengan hal itu, pengembangan Museum BI diarahkan kepada tiga pilar. Pertama, tata pamer yang aktraktif dan interaktif, melalui dukungan teknologi terkini dan tata pamer yang lebih komprehensif, penambahan materi sejarah kebijakan, serta teknik tata pamer interaktif yang optimal.

Kedua, memperkuat strategi komunikasi melalui penyelenggaraan kegiatan level nasional dan internasional di Museum BI. Ketiga, program edukasi publik melalui kegiatan edukasi publik yang pintar, interaktif bekerja sama dengan stakeholders, dan komunitas museum.

Pengembangan tata pamer Museum BI diharapkan semakin memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memahami dan menginternalisasi kebijakan Bank Indonesia dan manfaatnya bagi masyarakat


(ABD)


Merpati akan Lunasi Utang Usai Maskapai Beroperasi

Merpati akan Lunasi Utang Usai Maskapai Beroperasi

1 day Ago

Merpati Nusantara Airlines berjanji akan melunasi utang dan pesangon mantan karyawannya. Janji …

BERITA LAINNYA