Cerita Reza Rahadian Entaskan Kemiskinan dan Kesenjangan di Sumba

Suci Sedya Utami    •    Senin, 17 Oct 2016 21:02 WIB
kemiskinan
Cerita Reza Rahadian Entaskan Kemiskinan dan Kesenjangan di Sumba
Selebrtis Reza Rahadian. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa.

Metrotvnews.com, Jakarta: Aktor tanah air Reza Rahadian berbagi cerita mengenai upayanya dalam memerangi kemiskinan dan kesenjangan di daerah Timur Indonesia.

Di hadapan para peserta supermentor-16 yang digelar oleh Foreign Policy Community of Indonesia di Ballroom Djakarta Theater, Reza yang juga merupakan Sustainable Development Goals (SDG's) Mover United Nation Development Program (UNPD) mengatakan Indonesia Timur masih menjadi minim dari perhatian pemerintah.

Dia bercerita bahwa kesimpulan ini dia dapatkan saat pergi bersama dengan UNDP ke Sumba Nusa Tenggara Timur (NTT). Selama tiga bulan, Reza mengaku mendapatkan banyak kesan yang menyentuh hati tentang kesenjangan yang masih terjadi di tanah air.

Salah satunya adalah sulitnya akses air di daerah itu karena latar belakang daerah terdiri dari batu karang. Untuk mendapatkan air bersih, warga harus berjalan ke sumber air yang jaraknya kurang lebih 10 kilometer (km).

"Indonesia Timur yang sangat termarjinalkan. Jauh sekali dari sejahtera," kata Reza, Senin (17/10/2016).

Untuk membantu menciptakan akses air yang lebih dekat, UNDP, kata Reza, mencoba membuat sebuah program yang sebenarnya sederhana namun sangat berguna bagi banyak orang yang diberi nama Bring Water for Life.

Program tersebut merupakan buah dari urunan para warganya yang hasilnya dapat terkumpul sekitar Rp350 juta dan digunakan untuk membangun fasilitas penghasil air bersih.

Dengan adanya fasilitas tersebut, kata Reza, anak-anak usia sekolah tak perlu terganggu waktu belajarnya untuk mengambil air untuk mandi.

Selain akses air, kata pemeran Habibie ini, akses utama yang dibutuhkan di daerah timur yaitu elektrifikasi atau ketersediaan akses listrik. Pasalnya, menurut dia, listrik merupakan faktor penunjang segala kegiatan warga.

"Bagaimana mau bicara pendidikan dan kesehatan jika elektifikasi tak ada," tutur dia.

Dalam acara tersebut, Reza juga mencoba untuk mengumpulkan sumbangan dari peserta yang hadir yang jumlahnya sekitar 3.000 orang. Dia katakan

"Siapa yang di sini punya uang Rp1.000 ?, boleh dikumpulkan ke depan. Saya yakin uang ini akan berguna bagi orang banyak," tutup dia.


(SAW)