BI: Industri Fintech Bakal Terus Bertambah

Dian Ihsan Siregar    •    Selasa, 29 Nov 2016 19:29 WIB
fintech
BI: Industri <i>Fintech</i> Bakal Terus Bertambah
Illustrasi. MI/Usman.

Metrotvnews.com, Jakarta: Bank Indonesia (BI) memandang, industri layanan keuangan berbasis teknologi atau Financial Technology (Fintech)‎ akan terus bertambah, dengan semakin menggeliatnya masyarakat membutuhkan pembiayaan. Hingga saat ini sudah ada 126 perusahaan fintech yang sudah terdaftar dalam asosiasi fintech.

"Sebanyak 126 fintech itu terdiri dari berbagai bidang. Itu luasnya fintech. Sehingga memerlukan koordinasi dari berbagai macam kelembagaan, seperti BI, OJK, dan Kementerian Keuangan," ‎kata Acting Head of Bank Indonesia (BI) Fintech Office Junanto Herdiawan, ditemui di daerah Kemang Selatan, Jakarta, Selasa (29/11/2016).

Pada, saat ini, BI sedang memantau langsung sebanyak 96 fintech. Pantauan tersebut, terkait inovasi yang dilakukan perusahaan fintech, dan pemberian‎ perlindungan bagi masing-masing konsumen.

"Kami akan buat roadmap bagi pelaku fintech. Sekitar 126 fintech sekarang, ‎kita sedang petakan 96 fintech. Yang penting buat kami mereka berinovasi, mereka bisa mudahkan masyarakat dan bis memberikan perlindungan ke konsumen," tegas Junanto.

Dengan majunya fintech, Junanto menyebutkan akan memberikan dampak yang positif untuk banyak kalangan, paling utama yaitu bisa mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

‎"Fintech kan didorong dari anak muda kreatif, dengan adanya teknologi itu, bagaimana terhadap regulasi, tantangan terbesar juga dilihat dari persaingan melihat potensi masyarakat. Kita membuka ruang bagi inovasi startup, fintech besar dalam mendorong ekonomi. Risiko dan perlindungan konsumen," pungkas Junanto.


(SAW)

Warga Kulit Hitam Gelar Demo Anti Trump

Warga Kulit Hitam Gelar Demo Anti Trump

1 day Ago

Suara sumbang kemenangan Donald Trump dalam Pilpes AS kembali terjadi. Ratusan warga kulit hita…

BERITA LAINNYA