BTN Dukung Elektrifikasi di NTT

   •    Kamis, 08 Mar 2018 10:50 WIB
btn
BTN Dukung Elektrifikasi di NTT
Ilustrasi BTN. (FOTO: ANTARA/Prasetyo)

Jakarta: Program corporate social responsibility (CSR) dari beberapa badan usaha milik negara (BUMN) dipergunakan untuk mendukung program elektrifikasi di Nusa Tenggara Timur.

Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan pihaknya melihat bahwa harga sambungan listrik bagi masyarakat cukup mahal sehingga dipikirkan agar dana CSR BUMN bisa membantu membiayainya.

"Penyambungan listrik cukup mahal, ya. Jadi kita membantu bagaimana masyarakat yang tidak mampu menyambung listrik, kita bantu melalui CSR," terang Menteri Rini di Kupang, NTT, Rabu, 7 Maret 2018.

Sambungan per rumah di NTT membutuhkan biaya akibat jarak antarrumah sangat jauh. Adapun tarif listriknya murah karena disubsidi pemerintah pusat.

"Seperti di Desa Bipolo, sambungan listrik Rp2 juta. Listriknya sendiri kan memang tersubsidi," jelasnya.

Direktur Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk Nixon Napitupulu mengatakan pihaknya mendukung kegiatan BUMN Hadir untuk Negeri yang mendorong tingkat elektrifikasi di Larantuka dan Kupang. Program itu sekaligus untuk mendukung dan melaksanakan amanat Nawacita pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla dalam mendorong kemajuan kawasan tertinggal.

"Kami sangat mendukung program ini agar bagaimana dengan kegiatan ini masyarakat di Larantuka dapat menikmati listrik," jelasnya di sela-sela acara penyerahan bantuan CSR bersama Kementerian BUMN di Larantuka, Rabu, 7 Maret 2018.

BTN bersinergi dengan PLN menyalurkan listrik kepada setidaknya 305 KK yang tinggal di Kecamatan Tanjung Bunga, Ujung Timur Larantuka, Kabupaten Flores Timur.

Bantuan elektrifikasi BUMN Hadir untuk Negeri di NTT dilakukan di enam desa yang meliputi Desa Kolaka, Bahinga, Bandona, Waibao, Lewobunga, dan Desa Nusa Nipa. Bank BTN concern pada tiga desa, yaitu Desa Waibo, Nusa Nipa, dan Lewobunga.

"Dengan kegiatan yang dilakukan oleh perseroan di wilayah tersebut, rasio elektrifikasi di tiga desa tersebut total bisa mencapai 60,63 persen," kata Nixon.

Selain itu, bantuan diberikan di wilayah Kupang. Pada wilayah tersebut Bank BTN menyerahkan bantuan berupa renovasi dan pembangunan rumah para pejuang integrasi eks Timor Timur sebanyak 10 rumah. (Media Indonesia)


(AHL)