BI Bali Catat Transaksi Valas Capai Rp7,8 Triliun

   •    Senin, 10 Jul 2017 11:32 WIB
bank indonesiavalas
BI Bali Catat Transaksi Valas Capai Rp7,8 Triliun
Logo Bank Indonesia di Komplek Kantor Bank Indonesia, Jakarta (MI/ROMMY PUJIANTO)

Metrotvnews.com, Denpasar: Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali mencatat transaksi jual beli valas di daerah itu pada triwulan I-2017 mencapai Rp7,8 triliun. Adapun angka itu tumbuh hampir delapan persen jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Causa Iman Karana mengatakan, peningkatan transaksi penukaran mata uang asing itu seiring dengan peningkatan jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Pulau Dewata pada periode yang sama.

"Dari total transaksi valas pada periode itu transaksi pembelian dan penjualan valas masing-masing tercatat sebesar Rp3,95 triliun dan Rp3,91 triliun," kata Iman, seperti dikutip dari Antara, Senin 10 Juli 2017.

Dalam Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional, Causa menambahkan, jumlah wisman ke Bali selama triwulan I-2017 berdasarkan data Dinas Pariwisata Bali mencapai hampir 915 ribu orang atau naik 26 persen dibandingkan triwulan tahun sebelumnya.

Causa menjelaskan, selain karena meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan, peningkatan transaksi jual beli valas juga didorong bertambahya jumlah penukaran valuta asing atau KUPVA bukan bank berizin di Bali. Bank sentral itu mencatat hingga Maret 2017 jumlah KUPVA di Bali mencapai 697 terdiri dari 143 kantor pusat dan 554 kantor cabang.

"Dibandingkan dengan akhir tahun 2016 jumlah itu meningkat sebanyak 35 kantor, " pungkasnya.

 


(ABD)