Cegah Gejolak Pangan, Mendag Minta Pengawasan Terkini

   •    Rabu, 19 Apr 2017 18:42 WIB
pangan
Cegah Gejolak Pangan, Mendag Minta Pengawasan Terkini
Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita. (FOTO: MTVN/Sonya Michaella)

Metrotvnews.com, Surabaya: Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita meminta setiap provinsi, kabupaten, dan kota untuk mengawasi stok bahan pangan secara terkini agar tidak terjadi gejolak harga pada saat Ramadan dan Lebaran 2017.

Usai melakukan pertemuan dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Jawa Timur di Surabaya, dia mengatakan dalam menekan gejolak harga tersebut pihaknya juga telah mengeluarkan Permendag No 20/M-DAG/PER/3/2017 tentang Pendaftaran Pelaku Usaha Distribusi Barang Kebutuhan Pokok.

"Ada kewajiban distributor atau subdistributor pangan untuk mendaftar secara daring dan sederhana dengan mengisi dan melaporkan stok, sehingga diharapkan melalui kebijakan tersebut, pasokan dan harga bahan poko saat Ramadan dan menjelang Lebaran 2017 stabil," kata dia seperti dikutip dari Antara, Rabu 19 April 2017.

Namun demikian, Enggartiasto menegaskan apabila ditemukan distributor atau penjual bahan pangan yang sengaja mempermainkan harga atau melakukan tindakan ilegal terkait pangan menjelang Puasa atau Lebaran 2017 izin dagangnya akan dicabut dan tidak bisa berdagang kembali.

"Pengawasan akan kami lakukan, sebab kami juga telah menerapkan harga eceran tertinggi (HET) bagi beberapa bahan pangan seperti beras, gula, minyak goreng kemasan serta daging," jelasnya.

Oleh karena itu, kata dia, pihaknya meminta gubernur dan kepala daerah untuk melaporkan harga secara terikini setiap waktu, sehingga munculnya gejolak harga bisa terpantau darimana.

Sebelumnya, laporan TPID Jatim telah menunjukkan stok bahan pokok cukup memadai dan harga terpantau stabil, dengan HET yang telah ditentukan seperti gula Rp12.500/kg, minyak goreng kemasan sederhana Rp11.000/liter, dan daging beku Rp80.000/kg.

Sementara dalam rapat koordinasi ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga barang menjelang puasa dan Lebaran 2017, turut dihadiri Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Inspektur Jenderal Kemendag Srie Agustina, dan Tim Pemantauan dan Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), dan beberapa bupati dan wali kota di Jawa Timur.


(AHL)

TNI Gagalkan Penyelundupan 24 Ton Garam Ilegal

TNI Gagalkan Penyelundupan 24 Ton Garam Ilegal

2 hours Ago

Aparat TNI AL Wilayah Dumai, Riau, menangkap sebuah kapal motor kayu yang diduga mengangkut 24 …

BERITA LAINNYA