Pemerintah akan Atur Prioritas Produk Lokal di E-Commerce

Ilham wibowo    •    Rabu, 20 Feb 2019 17:19 WIB
e-commerce
Pemerintah akan Atur Prioritas Produk Lokal di <i>E-Commerce</i>
Illustrasi. MI/ARYA MANGGALA.

Jakarta: Kementerian Perdagangan (Kemendag) berkomitmen untuk memprioritaskan produk-produk lokal dalam perdagangan elektronik (e-commerce). Rencananya, regulasi bakal tertuang lewat peraturan pemerintah (PP). 

Direktur Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Tjahja Widayanti mengatakan komitmen tersebut saat ini masih terus dimatangkan dan dibahas lintas kementerian. Regulasi yang diterapkan perelu mengadopsi semangat meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. 

"Intinya kita prioritaskan produk dalam negeri untuk mengisi e-commerce. Kita tidak bisa menyebut berapa persen tapi akan kita prioritaskan itu yang dijual yang dalam negeri. Sekarang memang angkanya masih kecil tapi upaya kita agar lebih besar ke depannya," ujar Tjahja di kantornya, Jakarta, Rabu, 20 Februari 2019. 

Upaya untuk mendorong masuknya produk lokal ke perdagangan digital sudah banyak dilakukan dalam momentum tertentu seperti event 'Hari Belanja Online Nasional'. Tjahja menyebut bahwa satu periode yang khusus memprioritaskan menjual barang-barang lokal saja capaiannya cukup baik. 

"Ada satu waktu yang dijual hari itu adlaah lokal semua. Jadi taglinenya belanja untuk bangsa," ungkapnya. 

Rancangan regulasi perdagangan e-commerce juga bakal memasukkan saran kalangan pengusaha. Tak menutup kemungkinan pemerintah juga bakal memberikan insentif  perusahaan-perusahaan marketplace yang menjual lebih banyak komoditas dalam negeri.

“Mungkin nanti ada, bisa saja. Tapi masih kami perlu bahas lagi lebih lanjut, sekarang RPP (Rancangan Peraturan Pemerintah)-nya belum selesai,” pungkasnya. 



(SAW)