Serangan Teror di Tanah Air tak Berdampak ke Pasar Keuangan

Suci Sedya Utami    •    Rabu, 16 May 2018 18:17 WIB
pasar keuangan
Serangan Teror di Tanah Air tak Berdampak ke Pasar Keuangan
Ilustrasi. (Foto: Antara/Akbar Nugroho).

Jakarta: Rangkaian serangan teror yang terjadi di Tanah Air hingga menewaskan puluhan korban dinilai tak memberi dampak pada pasar keuangan dalam negeri.

Ekonom BCA David Sumual mengatakan investor pasar uang tak terlalu menjadikan insiden tersebut sebagai sebuah kekhawatiran untuk berinvestasi di Indonesia. Mereka percaya aparat keamanan dan pemerintah bisa menangani persoalan keamanan secara profesional.

"Pasar tidak terpengaruh kalau soal keamanan. Insiden bom dampaknya enggak ada di pasar keuangan," kata David pada Medcom.id, di Jakarta, Rabu, 16 Mei 2018.

David mengatakan, sejak bom yang terjadi di Bali pada 2005, dampak teror tak terlalu signifikan ke pasar uang. Kala itu, sehari setelah kejadian bom Bali, rupiah melemah saat pembukaan perdagangan sekitar 100 poin ke kisaran Rp10.400 per USD, namun pada penutupan kembali menguat ke level Rp10.305 per USD.

Kendati demikian, lanjut David, yang dikhawatirkan dari serangan tersebut yakni akan berdampak pada sektor riil, yakni pariwisata, sebab, beberapa negara telah mengeluarkan travel warning atau peringatan perjalanan ke Indonesia.

"Yang kita khawatir malah sektor riilnya, misalnya travel warning, itu akan berpengaruh ke situ, sektor pariwisatanya," jelas dia.

 


(AHL)


Polda Perketat Pintu Masuk Bali

Polda Perketat Pintu Masuk Bali

17 minutes Ago

Untuk mengantisipasi gangguan keamanan lainnya seperti aksi demo saat IMF-WB berlangsung, polis…

BERITA LAINNYA